Logo Header Antaranews Makassar

Toraja Siapkan Renstra Pariwisata

Selasa, 12 Oktober 2010 19:18 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Tanatoraja, Sulawesi Selatan sementara menyiapkan rencana strategis untuk mengembalikan kejayaan pariwisata daerah yang dikenal "Bumi Laki Padada".

"Kita sedang membuat renstra untuk menjadikan kembali Toraja sebagai tujuan utama wisatawan lokal dan mancanegara," kata Bupati Tana Toraja yang baru dilantik 27 September lalu, Theofilus Allorerung, di Makassar, Selasa.

Renstra tersebut nantinya, kata dia, akan menjadikan Toraja sebagai pusat pengembangan objek wisata nasional yang otomatis mendapat porsi pembiayaan besar dari APBN.

Theo mengemukakan, untuk mengembalikan kejayaan pariwisata Toraja tidak cukup jika hanya berpatokan pada anggaran besar saja, tetapi harus disertai dengan kualitas SDM yang handal.
Terobosan baru Toraja adalah membangun dan memperbaiki infrastruktur, dimulai dengan membangun bandara baru di Buntu Kunik, Kelurahan Tampo Simbuang dan Lembang Rantedada, Kecamatan Mengkendek.

Anggota DPRD Sulsel, Alex Palinggi, mengatakan peletakan batu pertama lapangan terbang yang akan menggantikan Bandara Pongtiku, Kecamatan Rantetayo akan dilakukan pada 2011.

Menurut dia, bandara baru tersebut diperkirakan menelan investasi lebih dari Rp 300 miliar, sudah bisa beroperasi pada 2015 mendatang, jika setiap tahun dianggarkan di APBD Provinsi dan ditunjang APBN.

Legislator PDS ini, mengemukakan, khusus untuk pembebasan lahan, Pemkab Toraja hanya mengeluarkan sedikit anggaran karena masyarakat yang memiliki tanah diberikan kewenangan untuk membuka usaha di sekitar bandara.

Putra asli Toraja ini mengatakan, lokasi bandara baru ini jauh lebih luas dan datar dibandingkan dengan Bandara Pongtiku.

Pemprov Sulsel dan Pemkab Toraja diharapkan hanya mengeluarkan dana pendamping untuk membantu selesainya pembangunan bandara yang nantinya memiliki panjang landasan 1650 meter dan cukup untuk pesawat jenis ATR berkapasitas 60 hingga 70 penumpang.
(T.pso-099/M012)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026