
Walhi Serukan Pemulihan Ekologi Sulsel

Makassar (ANTARA News) - Puluhan aktivis Wahana Lingkungan Hidup berunjuk rasa di lapangan karebosi Makassar, Jumat, menyerukan pemulihan atas ekologi atau daerah resapan air di Sulawesi Selatan.
Dalam peringatan tiga dekade Walhi, para aktvis ini membentangkan lima spanduk di depan pintu masuk pusat perbelanjaan bawah tanah lapangan karebosi yang berisi gambar kerusakan lingkungan di Sulsel.
Mereka juga meminta tanda-tangan dukungan masyarakat yang keluar masuk pusat perbelanjaan, serta membagikan masker kepada pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Ahmad Yani.
Walhi mengajak masyarakat untuk bersama-sama menyelamatkan kawasan ekologi Sulsel, menyelamatkan kerusakan lingkungan, yang tujuannya mencegah kehancuran bumi.
Walhi menekankan pemilihan dan penyelamatan atas kawasan utama ekologi Sulsel yang berada di tiga pegunungan dan Daerah Aliran Sungai (DAS).
Kawasan pegunungan Bawakaraeng-Lompobattang dan DAS Bijawang, Apparang, Jeneberang, Kelara, Pangkajene, Tangka, dan Walanae.
Kawasan ini menjadi penyangga untuk Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba, Sinjai, Maros, Pangkep, Barru, Bone, Soppeng, dan Wajo.
Selanjutnya kawasan pegunungan Latimojong dan DAS Saddang, Paremang, yang menjadi penyangga kehidupan bagi Kabupaten pinrang, Enrekang, Tana Toraja, Enrekang, Luwu, Kota Palopo.
Sementara kawasan pegunungan Quarles dan Verbeek dan DAS Rongkong, Kalaena, Larona dan Mapili, menjadi penyangga bagi kehidupan di Kabupaten Luwu Utara dan Luwu Timur.
Untuk menyelamatkan kawasan ekologi, masyarakat di imbau untuk mendukung organisasi penentang globalisasi, bersahabat dengan lingkungan dengan bersepeda.
Selanjutnya, menghindari penggunaan kantong plastik, mengurangi pemakaian AC, menggunakan kendaraan bermotor seperlunya. (T.pso-099/S006)
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
