
Polisi Berupaya Keras Atasi Unjuk Rasa

Makassar (ANTARA News) - Aparat kepolisian berusaha keras melakukan pengamanan unjuk rasa yang terjadi di beberapa titik jalur utama Kota Makassar, saat kunjungan rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Makassar, Selasa.
Kendaraan anti huru hara dan mobil patroli kepolisian terlihat melaju kencang di sejumlah ruas jalan utama seperti di Jalan AP Pettarani, Jalan Sultan Hasanuddin, Jalan Urip Sumoharjo, Jalan Perintis Kemerdekaan, hingga di beberapa jalan-jalan protokol lainnya.
Upaya aparat yang melakukan pengerahan personel untuk melakukan pengamanan terhadap unjuk rasa mahasiswa yang mengarah ke hal-hal kekerasan seperti bentrok di kampus Universitas Negeri Makassar (UNM) membuat aparat cukup kewalahan melakukan pengendalian massa.
Meskipun mahasiswa berhasil digiring masuk ke kampus mereka namun aksi lemparan mahasiswa dari dalam kampus ke arah aparat tidak dapat terhindarkan.
Akibatnya, beberapa kendaraan dan personel kepolisian sempat terkena lemparan batu tersebut.
Aksi pemblokiran jalan yang dilakukan mahasiswa di sekitar Jalan Urip Sumoharjo dan Perintis Kemerdekaan juga cukup membuat aparat kepolisian dan TNI kerepotan menghadapi ratusan mahasiswa yang memadati sepanjang jalan yang menuju ke arah barat Kota Makassar.
Ruas di jalan tersebut masih tertutup sehingga banyak pengguna jalan yang mengeluh khususnya sopir angkutan umum atau pete-pete yang mengaku harus kehilangan setoran akibat aksi unjuk rasa di jalur trayek kendaraan umum mereka.
Bahkan beberapa sopir sempat melayangkan protes dengan membunyikan klakson sambil memainkan gas kendaraan mereka saat terjebak dalam kemacetan panjang di sepanjang jalan Urip Sumoharjo dan jalan Perintis Kemerdekaan.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan kunjungan kerja sehari di Makassar, Selasa, dengan agenda membuka Rapat Kerja Gubernur se-Indonesia, serta meresmikan sejumlah proyek di Sulsel yang kegiatannya dipusatkan di Makassar.
Adapun proyek yang akan diresmikan SBY di antaranya pengoperasian Pelabuhan Penyeberangan Andi Mattalata, Garongkong, Kabupaten Barru senilai Rp32 miliar, Pelabuhan Laut Pamatata Kabupaten Selayar senilai Rp54 miliar, fasilitas sisi udara II Bandara Internasional Sultan Hasanuddin senilai lebih dari Rp548 miliar.
Selain itu, peresmian Bandara Lagaligo, Kabupaten Luwu senilai Rp54 miliar lebih, Trans Studio Mal dan "theme park" di kawasan Tanjung Bunga, Makassar.(T.KR-HK/A041)
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
