Logo Header Antaranews Makassar

Lembaga Madani dan USAID dukung pembentukan Forum Barani Makassar

Selasa, 29 September 2020 05:49 WIB
Image Print
Suasana penandatangan pembentukan Forum Barani yang disaksikan jajaran Pemkot Makassar dan Lembaga Madani di Makassar, Senin (28/9/2020). ANTARA Foto / Suriani Mappong
Forum Barani yang dibentuk oleh para generasi milenial ini patut diapresiasi, karena siap bermitra dengan pemerintah dalam pembangunan terkait akuntabilitas dan keberagaman sosial

Makassar (ANTARA) - Guna memperkuat akuntabilitas pemerintah daerah dan toleransi komunal nasional, Lembaga Madani-USAID mendukung pembentukan Forum Belajar Anak Milenial (Barani) yang diprakarsai kalangan pemuda Makassar.

"Forum Barani yang dibentuk oleh para generasi milenial ini patut diapresiasi, karena siap bermitra dengan pemerintah dalam pembangunan terkait akuntabilitas dan keberagaman sosial," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Makassar Andi Khadijah Iriani di Makassar, Senin.

Pada Visioning Workshop yang digelar Lembaga Madani itu, Andi Khadijah mengatakan Lembaga Belajar Barani yang didukung Insititute Community Justice (ICJ) dengan tujuh lembaga lainnya itu mendukung pembentukan Forum Barani.

Ketujuh lembaga pendukung tersebut, adalah Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Sulsel, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar, Dewi Keadilan Sulsel, Kita Bhineka Tunggal Ika, Peace Generation Makassar, Pergerakan Difabel Indonesia untuk Kesetaraan (Perdik) Sulsel, dan Lembaga Advokasi dan Pendidikan Anak Rakyat (LAPAR) Sulsel.

Menurut dia, hal ini sejalan dengan salah satu amanah Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2009 tentang Kepemudaan. Dalam UU tersebut dijelaskan peranan pemerintah dalam mendukung kepemudaan adalah dengan melakukan koordinasi dan membangun kemitraan untuk mengefektifkan penyelenggaraan pelayanan kepemudaan.

"Peran CSO (Civil Society Organization) dalam membantu pemerintah sangat diharapkan, mengingat adanya keterbatasan pemerintah dalam menyelenggarakan pelayanan kepemudaan," katanya.

Andi Khadijah mengatakan saat ini Pemerintah Kota Makassar sedang menjalin kemitraan dengan Madani Civil Society untuk memperkuat akuntabilitas pemerintah daerah dalam mengatasi masalah keberagaman sosial di kalangan pemuda.

Keberagaman sosial itu bertujuan meningkatkan toleransi dan ruang ekspresi bagi generasi muda di Kota Makassar. Salah satunya dengan pembentukan Forum Pembelajaran Bersama yang melibatkan para pihak.

Sementara itu, Sekretaris Badan Kesbangpol Kota Makassar Ahmad Namsum pada kesempatan yang sama mengatakan organisasi kemasyarakatan yang fokus pada isu keberagaman sosial dan agama adalah Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Forum Pembangunan Keberagaman (FPK).

Dia mengatakan lembaga tersebut sedikitnya sekali sebulan berkumpul dari berbagai elemen, agama dan suku untuk membahas dan mengupayakan agar kerukunan dan persaudaraan tetap terpelihara di kalangan masyarakat.

Kepala Bappeda Kota Makassar Hj Andi Khadijah Iriani pada Visioning Workshop yang digelar Lembaga Madani di Makassar, Senin (28/9/2020). ANTARA Foto / Suriani Mappong



Pewarta :
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026