Logo Header Antaranews Makassar

Pasien COVID-19 meninggal di Sulbar bertambah dua menjadi 14 kasus

Kamis, 29 Oktober 2020 05:30 WIB
Image Print
Juru bicara tim gugus COVID-19 Provinsi Sulbar, Safaruddin DM yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sulbar, di Mamuju, (29/10/2020) ANTARA/M Faisal Hanapi
Berdasarkan hasil laboratorium dari laboratorium kesehatan di Makassar juga terjadi penambahan pasien positif COVID-19 sebanyak tiga orang

Mamuju (ANTARA) - Kasus pasien COVID-19 yang meninggal dunia di Provinsi Sulawesi Barat bertambah dua orang yang berasal dari Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) dan Kabupaten Polewali Mandar (Polman).

Juru bicara tim gugus COVID-19 Provinsi Sulbar, Safaruddin DM yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Sulbar, di Mamuju, Rabu, mengatakan terjadi penambahan sebanyak dua orang kasus meninggal akibat COVID-19 di Sulbar sehingga total meninggal di Sulbar sebanyak 14 orang.

Ia mengatakan, dua kasus meninggal tersebut merupakan kasus ke 998 pasien berusia 45 tahun yang beralamat di Kecamatan Topoyo kabupaten Mateng, sebelumnya telah dirawat di rumah sakit Regional Mamuju sejak tanggal 26 Oktober 2020.

Kemudian kasus meninggal lainnya berasal dari Kabupaten Polman yakni pasien kasus ke 999 berusia 39 tahun yang beralamat di kecamatan Polewali Kabupaten Polman dan sempat dirawat di rumah sakit Faisal Makassar sejak tanggal 19 Oktober 2020.

"Berdasarkan hasil laboratorium dari laboratorium kesehatan di Makassar juga terjadi penambahan pasien positif COVID-19 sebanyak tiga orang," kata Safaruddin.

Ia mengatakan tiga orang kasus positif tersebut berasal dari Kabupaten Mamuju Tengah, Kabupaten Polman dan Kabupaten Majene.

Secara keseluruhan kasus positif COVID-19 di Sulbar mencapai 1.000 orang, sementara untuk pasien sembuh COVID Sulbar sebanyak 816 orang.



Pewarta :
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026