
Sutera Sulsel Punya Pasar Menjanjikan di Singapura

Singapura (ANTARA News) - Organisasi pengusaha wanita Melayu-Singapura bernama Dynamic Entepreuneur Woman International Chairman (DEWI) meyakini sutera Sulawesi Selatan memiliki pasar yang bagus di Singapura.
Chairman Dynamic Entepreuneur Woman International Chairman (Dewi) Junaidah Tarjo di Singapura, Jumat, mengatakan, sutera Sulsel memiliki kelebihan dari sisi bahan yang ringan dan alami.
"Wanita Melayu-Singapura suka berkerudung dengan sutera dan lebih suka menggunakan bahan organik. Pakaian prianya juga bagus sekali," ujarnya.
Bahannya yang ringan, lanjutnya, dan kondisi cuaca yang tidak jauh berbeda dengan di Sulsel juga menjadi potensi pasar sutera Sulsel di Singapura.
Ia mengharapkan dapat melakukan kerja sama yang berkesinambungan dan baik dengan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia Sulsel.
"Mungkin kita bisa menggelar peragaan busana tenunan sutera Sulsel bersama-sama pada Maret 2011 di Singapura," tambahnya.
Organisasi yang mengaku memiliki cabang dan jaringan luas di Eropa dan Timur Tengah ini berjanji akan membawa dan memperkenalkan sutera Sulsel secara luas serta melalui butik-butik yang dimiliki oleh anggota Dewi.
Selain, sutera organisasi yang bercita-cita membuat industri rumah tangga memiliki pasar global juga sangat tertarik membeli jagung dan beras Sulsel yang kualitasnya dinilai bagus.
Namun, keinginan membeli tersebut belum mendapatkan tanggapan utuh dari Pemprov Sulsel. "Kami ingin mencoba membeli 10 ribu ton beras dan jagung tapi belum ada respon," katanya.
Pihaknya mengaku memiliki jasa pendistribusian barang sendiri untuk dipasarkan di Afrika. Selain jagung dan beras, Dewi juga menunjukkan minatnya pada olahan arang dari kayu besi.
"Lainnya adalah makanan olahan Sulsel yang asli dan pasti halal. Kekurangannya hanya pada pengemasan untuk masuk pasar dunia," katanya. (T.KR-RY/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
