
Iwapi Sulsel - Dewi Sepakati Kerja Sama Bisnis

Singapura (ANTARA News) - Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Sulsel dan Organisasi pengusaha perempuan Singapura Dynamic Enterpreuneur Woman International (DEWI) menandatangani nota kesepahaman di bidang perdagangan dan pengembangan usaha perempuan di kedua wilayah.
Ketua IWAPI Sulsel Ida Haris di Singapura, Minggu, mengatakan, kerja sama yang dilakukan antara lain perluasan pasar untuk komoditas sutera, kopi, makanan olahan, arang dari kayu besi serta penyelenggaraan pelatihan bersama untuk pengembangan jaringan bisnis, sumber daya manusia, permodalan dan pemasaran.
"Kami siap memasok kebutuhan akan komoditas-komoditas tersebut dengan mengumpulkan seluruh produsen sesuai dengan kebutuhan," ujarnya usai melakukan penandatangan nota kesepahaman dengan DEWI.
Menurut dia, contoh dari seluruh komoditas tersebut telah diberikan kepada DEWI untuk dipromosikan dan dipasarkan ke sejumlah negara internasional seperti negara-negara Islam yang membutuhkan jaminan produk bersertifikasi halal.
"Kita hindari dikirim dalam bentuk bahan mentah seperti yang dilakukan selama ini. Untuk kain sutera misalnya, akan diolah terlebih dahulu menjadi barang jadi seperti suvenir, tas, sepatu dan sebagainya," katanya.
Ketua organisasi DEWI Junaidah Tardjo mengatakan, kerja sama antara pihaknya dengan IWAPI telah dimulai sejak pertemuan awal dan dukungan penuh untuk mendukung masuknya sutera Sulsel ke pasar internasional.
Rencananya, contoh kain sutera Sulsel yang dibeli oleh anggota DEWI di South Sulawesi Silk Festival 2010 di Singapura hingga senilai 1.000 dolar Singapura dalam waktu dekat akan dibawa ke negara-negara Timur Tengah untuk dipromosikan.
Selain itu, kain sutera Sulsel juga akan dipajang di butik-butik milik anggota DEWI yang tersebar di berbagai negara.
Untuk makanan olahan Sulsel seperti kacang telur juga telah diambil contohnya dan akan dipelajari. "Kita telah mengambil contohnya dan kita akan pelajari terutama untuk pengemasan yang lebih baik agar lebih menarik. Makanan olahan Sulsel enak dan tanpa bahan kimia," ujarnya.
Pihaknya akan membantu dari sisi pemasaran, sementara IWAPI menyiapkan pasokan komoditas yang dibutuhkan. Rencananya, DEWI akan melakukan kunjungan balasan ke Sulsel pada kwartal pertama 2011.. (T.KR-RY/H-KWR)
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
