
Transaksi Sutera Sulsel Capai Rp300 Juta

Makassar (ANTARA News) - Nilai transaksi kain tenun sutera Sulsel dalam "South Sulawesi Silk Day" selama satu hari di Jakarta dan "South Sulawesi Silk Festival" di Singapura selama tiga hari mencapai Rp300 juta.
Kepala Bidang Promosi Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah Sulsel Sukarniaty Kondolele di Makassar, Selasa, mengatakan, nilai transaksi yang dicapai tersebut bukanlah target utama penyelenggaraan pameran.
"Kegiatan ini targetnya jauh lebih besar dari penjualan langsung. Barangnya tidak banyak karena target kita bukan penjualan langsung," katanya yang mengharapkan, kegiatan promosi ini bermanfaat lebih besar ke depan.
Terkait dengan penyelenggaraan "World Silk Conference" 2011 yang rencananya akan menjadi tema utama pada hari jadi Sulsel tahun depan juga diharapkan akan memberikan pengaruh terhadap sektor-sektor lainnya.
"Kali ini kita angkat tema sutera dan diharapkan akan berdampak pada sektor lain seperti perdagangan, perikanan dan perkebunan," katanya.
Seperti yang dijanjikan oleh penyelenggara pameran di Singapura, CEO Orange Syah Ibrahim berencana melakukan kunjungan ke Sulsel dengan membawa berbagai media Singapura untuk meliput Sulsel secara spesifik. "Ini yang akan digarap oleh mereka awal tahun depan," tambahnya.
Sebelumnya, pada penyelenggaraan pameran, Dynamic Enterpreneur Woman Internasional (DEWI) sebuah organisasi pengusaha perempuan di Singapura menyatakan dukungannya untuk membantu memasarkan sutera Sulsel dimulai dengan memperkenalkannya di negara-negara ASEAN dan Timur Tengah serta memajangnya dalam butik-butik milik anggotanya yang tersebar di sejumlah negara.
Kerja sama pemasaran tersebut dilakukan dengan penandatanganan nota kesepahaman dengan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Sulsel usai penyelenggaraan pameran.
(T.KR-RY/S016)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
