Logo Header Antaranews Makassar

Puskesmas Kassi-Kassi Jadi Model Puskesmas Indonesia

Kamis, 30 Desember 2010 21:57 WIB
Image Print

Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kassi-Kassi di Kecamatan Pajukukang, Kabupaten bantaeng, Sulawesi Selatan kini dilengkapi fasilitas rawat inap, sekaligus menjadi model Puskesmas Indonesia.

Puskesmas itu dibangun dengan biaya Rp750 juta dan sebagai tanda resminya perubahan status dari rawat jalan sejak didirikan 24 tahun silam, Bupati Bantaeng, HM Nurdin Abdullah bersama Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bantaeng Hj Lies F Nurdin melakukan pengguntingan pita sebagai tanda dimulainya pelayanan di Puskesmas itu, Kamis.

Bupati memuji kesigapan Dinas Kesehatan terhadap layanan kesehatan di daerah ini. "Bantaeng juga menjadi model Sulsel untuk layanan siaga bencana melalui kehadiran Brigade Siaga Bencana yang melayani masyarakat 24 jam," urainya.

Ia berharap, kehadiran Puskesmas ini mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, meski kita tidak berharap ada masyarakat yang sakit, tapi setidaknya sudah ada fasilitas jika terjadi hal yang tak diinginkan tersebut.

Ketua Panitia dr Irsan melaporkan, dengan status baru ini, Puskesmas Kassi-Kassi dapat melayani pelayanan dasar masyarakat, termasuk konsultasi gizi, klinik untuk pasien kelebihan berat badan, konsultasi alergi dan lainnya.

"Fasilitas ini bertujuan mendekatkan akses pelayanan dasar dan menjadi filter pelayanan kesehatan agar rumah sakit Prof Anwar Makkatutu tidak lagi menjadi Puskesmas raksasa tapi lebih berfungsi menjadi rumah sakit rujukan," terang Irsan pada peresmian yang dihadiri Kadis Kesehatan dr Hj Takudaeng, M.Kes itu.

Bupati mengemukakan pemerataan pembangun yang dilakukan mulai dari perbatasan Jeneponto dan batas Bulukumba serta dari pesisir hingga ke puncak gunung.

Ia kemudian menyebut Pantai Lamalaka yang akan dibuat seperti Pantai Losari Makassar. Demikian pula di Pantai Seruni yang secara perlahan tapi pasti akan dilengkapi berbagai fasilitas, baik bisnis maupun kesehatan melalui kehadiran rumah sakit moderen di areal tersebut.

"Membangun memang tak semudah membalik telapak tangan. Butuh proses. Karena itu dibutuhkan komitmen yang kuat dari pemimpin dan masyarakat di daerah ini agar pembangunan tetap berkesinambungan," urainya.

Bupati mengemukakan harapannya terhadap Kecamatan Pajukukang untuk menjadi lokomotif pergerakan pembangunan Bantaeng. Selain industri yang sudah mulai hadir, mulai 2011 juga diharapkan segera dibangun pasar moderen Lambocca. (T.pso-102/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026