Logo Header Antaranews Makassar

Dinkes Sulsel distribusikan vaksin COVID-19 tahap I di tiga daerah

Selasa, 12 Januari 2021 18:55 WIB
Image Print
Petugas menurunkan vaksin COVID-19 jenis Sinovac dari kendaraan khusus menuju tempat penyimpanan sementara sebelum dibawa ke puskesmas, di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (12/1/2020). ANTARA/Darwin Fatir.
Hari ini, kita sudah siapkan tiga kabupaten kota, lokusnya Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Maros

Makassar (ANTARA) - Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan mulai mendistribusikan vaksin Sinovac tahap pertama di tiga daerah.

"Hari ini, kita sudah siapkan tiga kabupaten kota, lokusnya Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Maros. Kita bersama-sama distribusikan yang sudah siap di tiga daerah itu," tutur Ketua Tim Vaksinasi COVID-19, Nurul AR di gudang vaksin Dinkes Sulsel, jalan Perintis Kemerdekaan, Makassar, Selasa.

Data diperoleh Dinkes Sulsel, untuk Kota Makassar jumlah Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) tercatat 15.840 orang, sesuai target sasaran. Kebutuhan dosis untuk alokasi SDMK 32.200 vial termasuk 10 dosis untuk pejabat publik.

Selanjutnya, Kabupaten Gowa, jumlah SDMK 2.033 orang sesuai target sasaran. Untuk kebutuhan dan alokasi distribusi vaksin sebanyak 4.080 vial termasuk 10 dosis diberikan kepada pejabat publik.

Sementara, Kabupaten Maros jumlah SMDK 1.085 orang sesuai dengan target sasaran, dengan jumlah kebutuhan dan alokasinya sebannyak 3.640 vial. 10 dosis diantaranya diperuntukkan untuk pejabat publik.

Total vaksin secara keseluruhan akan didistribusikan ke 24 kabupaten kota, jumlah SMDK tercatat 58.858 orang, dengan target sasaran sebanyak 59.218 vial. Kebutuhan dan alokasi vaksin 119 ribu vial termasuk 250 dosis untuk pejabat publik.

"Distribusi vaksin ini dilakukan berangsur-angsur. Kota Makassar, Kabupaten Maros sementara baru 3.000 vial dan Kabupaten Gowa 4.000 vial. Sementara baru 7.000 vial didistribusikan. Kita lihat kesiapan penyimpanannya baru didistribusikan sisanya," kata dokter Nurul.

Menurut dia, distribusi vaksin selain Kota Makassar yang diutamakan karena tingkat penyebaran dan angka kasus tinggi, begitupun daerah penyangga yakni Kabupaten Maros dan Gowa.

"Provinsi bertugas mendistribusikan ke daerah, nanti kabupaten kota mengaturnya bersama puskesmas. Distribusi vaksin ini sama dengan distribusi vaksin reguler," katanya.

Mengenai proses pendistribusian sampai ke Dinkes kabupaten kota, kata dia, dikawal dari kepolisian. Sedangkan untuk 21 kabupaten kota lainnya, akan menyusul distribusinya secara bersamaan pada tahap dua.

Petugas menunjukkan vaksin COVID-19 jenis Sinovac untuk disimpan di lemari pendingin tempat penyimpanan sementara, sebelum dibawa ke puskesmas, di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (12/1/2020). ANTARA/Darwin Fatir.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, M Hasanuddin usai menerima vaksin tersebut di kantornya mengatakan, vaksin akan disimpan di lemari pendingin khusus dengan suhu 2-5 derajat celcius.

"Sementara kita simpan dulu di kantor sembari berkoordinasi dengan Puskesmas. Ada 26 Puskesmas di Gowa. Proses vaksin dilaksanakan 14 Januari, dan tidak semua tenaga kesehatan divaksin, dilihat dari kondisi fisiknya," ujar dia.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Agus Jaya Said menuturkan, vaksin jenis Sinovac sudah diterima dan disimpan di gudang farmasi Dinkes Makassar.

"Sudah diterima, tapi disimpan dulu sambil berkoordinasi dengan Puskesmas bagaimana kesiapan penyimpanannya termasuk tenaga kesehatan yang akan divaksin," tambah dia.



Pewarta :
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026