
Anggaran Perbaikan Drainase Sangat Minim

Makassar (ANTARA News) - Anggaran untuk proyek perbaikan saluran air atau drainase di Kota Makassar dinilai masih sangat minim dibanding dengan panjang saluran tersebut.
"Pada tahun ini, anggaran yang diberikan untuk perbaikan drainase hanya sebesar Rp3 miliar," ungkap Anggota Komisi C DPRD Makassar, Imran Tenri Tata, di Makassar, Kamis.
Padahal, dana tersebut harus digunakan untuk memperbaiki drainase di kota Makassar yang panjangnya mencapai 3.000 kilometer.
Belum lagi, kata dia, Pemerintah Kota Makassar masih harus melakukan pelebaran saluran muara agar air dapat mengalir dengan baik hingga ke muara.
"Dengan begitu, barulah bisa dikatakan bahwa Pemkot Makassar telah melakukan perubahan sistem saluran di Makassar," imbuhnya.
Menurut dia, dengan kondisi tata kota yang ada, perubahan sistem saluran di Makassar memang tidak bisa dilakukan sekaligus, namun secara bertahap dan tetap terukur.
Ia mengatakan, drainase di kota Makassar sepanjang 3.000 kilometer tersebut banyak yang tidak dapat berfungsi dengan maksimal untuk mengalirkan air hingga ke muara.
"Tidak berfungsinya drainase secara maksimal ini diakibatkan oleh berbagai hal, seperti penyumbatan sampah yang dibuang oleh masyarakat," ungkapnya.
Hal ini, lanjutnya, diperparah dengan keberadaan sejumlah gedung dibangun tepat di atas saluran drainase.
Kondisi ini jelas akan mengakibatkan banjir yang terjadi di sejumlah kawasan di kota Makassar setiap kali hujan deras datang.
"Sudah seharusnya persoalan drainase menjadi salah satu fokus utama Pemkot Makassar dalam hal pembangunan infrastruktur, mengingat kondisi ini sudah sangat menimbulkan keresahan bagi masyarakat," katanya.(T.KR-AAT/Z002)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
