
Peserta Pilkada Kabupaten Majene Cabut Nomor Urut

Majene, Sulbar (ANTARA News) - Pasangan peserta pemilihan kepala daerah Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, dijadwalkan melakukan pencabutan undian nomor urut pada Minggu(27/3).
Anggota KPU Mamuju, Surakhmat di Majene, Sabtu mengatakan, tahapan Pilkada akan segera memasuki tahap pencabutan nomor urut yang akan mulai berlangsung Minggu pukul 09.00 Wita.
"Sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan, maka tahapan pilkada mulai memasuki babak pencabutan nomor urut dari empat kandidat yang akan bertarung pada pesta demokrasi tingkat lokal yang akan berlangsung 12 Mey 2011,"terangnya.
Menurutnya, empat pasangan calon yang akan berkompetisi di Pilkada Majene, masing-masing pasangan Arifin Nurdin-Rizal Muchtar (AFDAL), pasangan Kalma Katta-Fahmi Massiara (KAMI), pasangan Rizal Siradjuddin-Rusbi Hamid (MARASA),dan pasangan Andi Ahmad Syukri Tammalele- Syahariah (AST-SAH).
Sementara itu, kata dia, Ichsan Welly yang menggunakan jalur independen, dinyatakan tidak lulus verifikasi setelah dilakukan penetapan pleno peserta pilkada.
?Setelah memverifikasi persyaratan yang harus dipenuhi, KPU menetapkan empat pasangan calon sebagai peserta pilkada,"ungkap dia.
Dikatakannya, proses pencabutan nomor urut ini akan dilaksanaan di aula Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Majene.
"Proses pencabutan nomor urut ini wajib dihadiri semua kandidat yang akan bertarung termasuk calon wakilnya,"kata dia.
Setelah proses pencabutan nomor urut kata dia, pihaknya akan melanjutkan tahapan pilkada Majene berupa pencetakan kertas suara dan logistik lainnya termasuk persiapan tahapan masa kampanye.
Pasangan AFDAL, kata dia, mendapat dukungan dari 10 parpol, yakni Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK),Partai Keadilan Sejahtera (PKS),Partai Pelopor,Partai Persatuan Daerah (PPD), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Kebangkitan Nasional Ulama (PKNU), Partai Karya Perjuangan, Partai Patriot,Partai Nasional Banteng Kemerdekaan Indonesia (PNBKI).
Sementara itu,, pasangan KAMI didukung delapan parpol, yakni Partai Golkar, Partai Bintang Reformasi (PBR),Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura),PNI Marhaenisme, Partai Indonesia Baru (PIB),Partai Persatuan Pembangunan (PPP),Partai Matahari Bangsa (PMB), dan Partai RepublikaN.
Kemudian, kandidat pasangan MARASA didukung lima parpol, yakni Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB), Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI), dan Partai Bulan Bintang (PBB).
Untuk pasangan AST-SAH ungkap dia, telah didukung 12 parpol,yakni Partai Demokrat,Partai Gerindra, Partai Kedaulatan, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP),Partai Indonesia Sejahtera (PIS),Partai Sarikat Indonesia (PSI),Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI),Partai Barisan Nasional (Barnas), Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia (PPPI), Partai Merdeka, dan Partai Demokrasi Pembaruan (PDP).(T.KR-ACOM019/M019)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
