Logo Header Antaranews Makassar

Dorong investasi Sulsel, PLN Operasikan GI Daya Baru di KSN Mamminasata

Sabtu, 26 Juni 2021 05:09 WIB
Image Print
Suasana pengoperasian Gardu Induk (GI) 150 kilo volt (kV) Daya Baru yang berlokasi di Desa Bontobunga, Kecamatan Moncongloe Bulu, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan. ANTARA Foto/HO/ Humas PLN UIP Sulawesi
Alhamdulillah dengan beroperasinya GI ini diharapkan dapat meningkatkan investasi di Sulsel, khususnya untuk Kawasan Strategis Nasional (KSN) Kawasan Perkotaan Mamminasata

Makassar (ANTARA) - Untuk mendorong investasi di Sulawesi Selatan sekaligus meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di daerah ini, PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi mengoperasikan Gardu Induk (GI) 150 kilo volt (kV) Daya Baru yang berlokasi di Desa Bontobunga, Kecamatan Moncongloe Bulu, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan.

"Alhamdulillah dengan beroperasinya GI ini diharapkan dapat meningkatkan investasi di Sulsel, khususnya untuk Kawasan Strategis Nasional (KSN) Kawasan Perkotaan Mamminasata," kata General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi Defiar Anis di Makassar, Jumat.

Selain itu, lanjut dia, juga untuk mendukung operasional Sultan Hasanudin International Airport (SHIA). Mengenai pemberian tegangan pertama atau Energize GI 150kV Daya Baru telah dilakukan pada 17 Juni 2021.

Dia mengatakan, pengoperasian GI 150kV Daya Baru merupakan pekerjaan lanjutan dari Pekerjaan Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 150kV Kima - Daya Baru yang berhasil beroperasi pada bulan Maret lalu.

Adapun total investasi yang dikeluarkan PLN untuk pembangunan ini mencapai Rp785 miliar dengan tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) mencapai 85 persen.

Anis menambahkan, GI 150 kV Daya Baru ini memiliki kapasitas 60 Megavolt Ampere (MVA) atau setara dengan 37 ribu pelanggan baru.

Hal ini merupakan salah satu wujud komitmen PLN yang siap memenuhi kebutuhan listrik untuk pelanggan baik kendaraan listrik, industri, rumah tangga, dan Usaha Micro Kecil Menengah (UMKM).

Sementara itu, pada keterangan terpisah Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi PLN dalam pembangunan Infrastruktur Ketenaga Listrikan guna menunjang Investasi di Sulsel.

Menurut dia, ini merupakan salah satu kesiapan PLN dalam menyediakan tenaga listrik untuk menunjang investasi di Sulsel, karena investasi tidak akan masuk jika tidak ada tenaga listrik.

“Sulsel saat ini memiliki surplus listrik yang besar, sehingga investor tidak perlu takut dengan ketersediaan daya. Ke depannya ada beberapa pengembangan Kawasan seperti Makassar New Port, Kawasan industri di Maros, Bantaeng, Barru dan Makassar, semua itu memerlukan daya yang besar.” ujarnya.

Ia menambahkan pemerintah mendorong PLN untuk sama-sama mengkampanyekan penggunaan kendaraan, pertanian, serta perabot rumah tangga berbasis tenaga listrik agar surplus daya yang ada saat ini dapat terserap.

Suasana pengoperasian Gardu Induk (GI) 150 kilo volt (kV) Daya Baru yang berlokasi di Desa Bontobunga, Kecamatan Moncongloe Bulu, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan. ANTARA Foto/HO/ Humas PLN UIP Sulawesi



Pewarta :
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026