Logo Header Antaranews Makassar

Polres Turunkan 298 Personil Pengamanan Pilkada Majene

Kamis, 12 Mei 2011 05:33 WIB
Image Print

Majene, Sulbar (ANTARA News) - Jajaran Polres Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menurunkan 298 personil untuk mengamankan proses pilkada yang akan mulai bergulir, Kamis (12/5).

Wakil Kapolres Majene, Kompol Muhammad Hajir di Majene, Rabu, mengatakan, total personil yang diturunkan untuk mengawal pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) mencapai 298 orang, termasuk bantuan pengamanan dari Polres Mamuju, Mamasa dan Polman.

"Jumlah personil dari Polres Majene yang disiagakan sesungguhnya sekitar dua pertiga kekuatan atau sekitar 174 orang. Namun, kami meminta bantuan pengamanan dari Polres tetangga masing-masing 31 orang dan bantuan pengamanan Brimob Polda Sulselbar sebanyak 33 orang," terangnya.

Ia mengemukakan, para personil yang akan bertugas di TPS masing-masing dua orang dengan memantau empat Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang saling berdekatan.

"Kita lihat saja dimana posisi yang dianggap paling rawan terjadi potensi konflik. Jika dianggap rawan, maka kami tempatkan petugas lebih dua orang untuk satu TPS," terangnya.

Menurutnya, jajarannya meyakini tingkat kerawanan Pilkada Majene sangat kecil. Ini terlihat sejak tahapan pendaftaran hingga tahapan masa kampanye belum satu pun ada indikasi terjadinya konflik.

"Alhamdulillah, proses tahapan Pilkada berjalan lancar, aman dan terkendali. Kita harap, kondisi seperti itu tetap tercipta suasana yang aman untk majunya demokrasi di daerah ini," ungkapnya,.

Wakapolres mengemukakan, jajarannya telah disiagakan sejak awal pekan ini dan akan tetap siaga satu dalam melaksanakan proses pengamanan hingga proses perhitungan suara di tingkat Komisi Pemilihan Umum.

"Pengamanan akan tetap dilakukan hingga semuanya benar-benar berjalan kondusif. Jika ada gejala yang bisa menimbulkan konflik maka pengamanan pasti akan dilanjutkan,"ungkap dia.

Dikatakannya, konsentrasi aparat pengamanan yang menjadi perhatian sejak tahapan hingga pelaksanaan adalah Sekretaris Komis Pemilihan Umum (KPU).

"Pengamanan di KPU telah dilakukan sejak tahapan pembukaan pendaftaran calon oleh Satuan Brimob Polda bersama aparat Polres Majene,"ungkapnya.

Karena itu, kata dia, dukungan masyarakat serta tim pemenangan sangat diharapkan guna menciptakan suasana yang kondusif, aman dan terkendali.

"Kami minta dukungan semua pihak agar tetap menjunjung tinggi dan saling menghargai apa pun hasil pilihan rakyat. Jika kita tidak dewasa menyikapi hasil pilihan rakyat maka akan berujung terjadinya konflik di masyarakat,"tekannya.

Ia juga menambahkan, agar tim pemenang sekiranya bisa menghindari aksi konvoi apabila merasa unggul karena kegiatan konvoi kendaraan juga dapat memicu terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

"Bila perlu kegiatan konvoi dihindari agar tak mengundang perhatian dari kandidat lain sehingga menimbulkan gesekan antara pendukung dengan pendukung yang lain," ujarnya.
(T.KR-ACO/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026