Logo Header Antaranews Makassar

Wakajagung Pantau Kantor Kejaksaan di Makassar

Jumat, 13 Mei 2011 20:42 WIB
Image Print
MAKASSAR - WAKIL JAKSA AGUNG. Wakil Jaksa Agung RI, Darmono saat dicegat wartawan di kantor Kejaksaan Tinggi Sulsebar, Jumat (13/5).(FOTO ANTARA/Hendra Nick Arthur)

Makassar (ANTARA News) - Wakil Jaksa Agung RI, Darmono memantau sistem administrasi perkantoran di kantor Kejaksaan Tinggi Sulselbar dan kantor Kejaksaan Negeri Makassar, Jumat.

Dari hasil pantauan itu, Wakajagung Darmono menemukan kurang maksimalnya pemanfaatan Sistem Informasi Manajemen Kejaksaam RI atau Simkari di kantor kejaksaan di Sulsel karena keterbatasan sarana dan prasarana serta masih lemahnya pemahaman personel mengaplikasikan sistem itu.

"Hal-hal yang perlu disempurnakan seperti pemanfaatan Simkari atau sistem administrasi "online". Pemanfaatan Simkari belum maksimal berjalan di kantor kejaksaan disini. Masalah teknis, sarana dan prasarana serta petugas juga butuh pembenahan," kata Darmono usai melakukan pertemuan tertutup dengan pejabat dan pegawai di lingkungan kantor Kejati Sulselbar.

Jumlah pegawai yang terdapat di kantor kejaksaan di wilayah Sulawesi dia mengaku masih sangat kurang. "Seperti di kantor Kejari Parepare yang seharusnya personelnya mencapai 35 tetapi hanya 21 personel," ucap dia.

Dia mengaku, permasalahan yang ditemukan di Sulsel akan segera dilaporkan ke pimpinan untuk melakukan pembenahan agar proses penanganan perkara bisa berjalan baik.

"Kondisi inilah yang akan disampaikan ke pimpinan menyangkut sarana dan prasarana yang ada, demikian juga dengan kekuatan personel di daerah," ucap dia.

Kedatangan Wakil Jaksa Agung Darmono di kantor Kejaksaan Tinggi Sulselbar di Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, disambut aksi unjuk rasa mahasiswa Mamasa, Sulawesi Barat.

Dalam aksinya mahasiswa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Mahasiswa Peduli Mamasa (FKMPM) itu melakukan orasi, menuntut Pengadilan Negeri (PN) Polewali menindaklanjuti surat keputusan Mahkamah Agung (MA) atas nama Bupati Mamasa, Sulbar, Obednego Nepparinding.

Meskipun demikian, aksi unjuk rasa mahasiswa Mamasa itu berjalan aman dan tidak menghambat kunjungan kerja Wakil Jaksa Agung yang tiba di Makassar pada Jumat pagi.

Wakajagung yang berada di Makassar selama dua hari juga melakukan pertemuan tertutup di Baruga Adhyaksa bersama seluruh pejabat dan pegawai di kantor Kejati Sulselbar.

"Kunjungan saya disini selain mengikuti Simposium Nasional Pendidikan Karakter. Saya juga mengunjungi kantor-kantor kejaksaan setempat," ucap dia. (T.KR-HK/S016)



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026