
Masjid Al Markaz Al Islamy tiadakan Shalat Idul Adha 1442 Hijriah

Makassar (ANTARA) - Masjid Al Markaz Al Islami yang merupakan masjid terbesar di Sulawesi Selatan dan Kawasan Timur Indonesia (KTI) meniadakan Shalat Idul Adha 1442 Hijriah, karena sesuai kebijakan pemerintah dan mengantisipasi penyebaran COVID-19.
Hal itu dikemukakan Petugas Humas Al Markaz Makassar Muhammad Mawardi Ramli di Makassar, Selasa.
Menurut dia, keutamaan menjaga jamaah agar terhindar dari COVID-19 menjadi alasan sehingga masjid dan pelatarannya tidak digunakan untuk shalat Id.
Kendati demikian, lanjut dia, untuk pelaksanaan shalat Id masih ada kesempatan dilakukan di sekitar masjid yang berskala kecil, sepanjang tetap menjaga protokol kesehatan.
Hal itu dibenarkan salah seorang pengurus Masjid Nurul Ittihad Makassar Hasnah.
Dia mengatakan pelaksanaan shalat Id dilakukan di jalan raya sekitar masjid dengan pengetatan protokol kesehatan pada jamaah.
Selain itu, khutbah tidak dipanjangkan waktunya sesuai dengan imbauan pemerintah.
"Alhamdulillah, semuanya berjalan baik dan lancar. Begitu pula dengan penyembelihan hewan kurban dan pembagiannya, semuanya dengan Prokes ketat," katanya.
Pewarta : Suriani Mappong
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
