Pemilu - Kampanye Demokrat Sisakan Satu Ton Gelas Bekas

id

Makassar (ANTARA Sulsel) - Kampanye akbar Partai Demokrat (PD) dengan Juru Kampanye, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Stadion Andi Matalatta, Mattoangin Makassar, Minggu, menyisakan sekitar satu ton botol plastik dan gelas bekas air mineral serta sampah kartun.

Plastik bekas dan kartun tersebut terhampar bukan hanya dalam lapangan stadion, tetapi juga berserakan di tribun-tibun, bahkan banyak juga berceceran di luar stadion.

"Baru kali ini kami berhasil mengumpulkan lebih dari lima karung besar botol plastik air mineral dalam satu hari untuk tiap kelompok pemulung, kalau tidak ada acara kampanye kami hanya dapat setengah karung tiap hari," ujar seorang pemulung, Jamaluddin (45).

Menurut dia, sekitar 20 kelompok pemulung yang mengumpulkan barang bekas yang disisakan puluhan ribu Kader PD yang memadati stadion kebanggaan masyarakat Makassar yang berkapasitas sekitar 30 ribu orang.

Menurut warga yang tinggal di Jalan Tanjung Alang, Makassar itu, setiap karung minimal berisi 10 kg botol dan gelas plastik air mineral, lalu dijual kepada penadah barang bekas seharga Rp3000/kilogram atau mencapai 100 kg lebih dari 100 karung lebih yang didapat.

Dari pantauan, usai kampanye Partai Demokrat, terlihat sekitar 20 kelompok pemulung yang menyisir di tiap sudut stadion, dengan masing-masing kelompok mengumpulkan sekitar lima karung botol dan gelas plastik bekas serta kartun.

Panitia kampanye PD usai acara, menurut Jamaluddin, membagikan sekitar 100 doz Aqua gelas kepada pemulung.

Bukan Cuma orang tua seperti Jamaluddin, yang cekatan mengumpulkan barang bekas tersebut, tetapi ada juga seorang bocah, Jamil (13), warga Jalan Monginsidi, dengan dibantu adiknya ia telah mengumpulkan Lima karung barang tersebut hingga pukul 12.15 Wita.

Selain botol dan gelas bekas para pemulung yang rata-rata mengenakan atribut PD, juga mengumpulkan kartun bekas tempat air minum dan ribuan eks kartun yang bertuliskan dukungan terhadap SBY dan PD.

"Meski tua begini, saya berhasil mengumpulkan sekitar 100 kg kartun bekas, harganya perkilogram kalau dijual Rp200," ucap pemulung dari Jalan Cenrawasih, Ruqayah (53).

Perempuan tua ini mengaku, hasil penjualan itu sudah bisa mencukupi kebutuhannya selama dua hari ke depan, apalagi anak semata wayang yang dimiliki sudah bisa menafkahi dirinya sendiri.
(T.PK-AAT/F003)

Komentar