
Forki Sulsel Bangga Pencapaian di Indonesia Terbuka

Makassar (ANTARA News) - Pengurus Provinsi Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia Sulawesi Selatan mengaku bangga dengan pencapaian para karateka andalannya pada kejuaraan internasional Indonesia Terbuka di Jakarta 1-2 Juni 2011.
Sekretaris Forki Sulsel Muzakkir, di Makassar, Kamis mengatakan, kebanggaan itu tak lepas dari lolosnya dua tim karateka asal Sulsel melaju kebabak final nomor kata beregu putra.
Adapun tim beregu putra andalan Sulsel yang akan saling berhadapan untuk memperebutkan medali emas dibabak final yakni pasangan Faizal Zainuddin, Aswar, Fidelys Lolobua, yang akan menghadapi Rama Putra, Aspar dan Septian Prima.
"Pada nomor kata beregu putra terjadi all Indonesia final yang semuanya merupakan karateka andalan Sulsel. Kita sebagai pengurus tentu sangat berbahagia dengan apa yang mereka capai," katanya.
Selain itu, karateka andalan Sulsel dan Indonesia Faizal Zainuddin, juga telah memastikan sebagai yang terbaik pada nomor kata tunggal putra.
Faizal, pada hari pertama juga telah berhasil meraih medali emas dinomor kata tunggal putra. Artinya karateka kita sudah menyumbangkan dua medali emas bagi kontingen Indonesia, ujarnya.
Pada kejuaraan yang diikuti 64 karateka itu, Forki Sulsel menyumbang delapan karateka terbaiknya bagi Indonesia. Seluruh atlet yang diturunkan memiliki potensi besar untuk mempersembahkan prestasi terbaik pada kejuaraan tersebut.
Kejuaraan itu dimaksudkan sebagai ajang ujicoba sekaligus seleksi atlet sebelum tampil di SEA Games. Makanya kita cukup optimistis bisa kembali menjadi penyumbang atlet terbanyak di SEA games mendatang, jelasnya.
Pada kejuaraan tersebut, Indonesia bersaing dengan 64 atlet dari sembilan negara diantaranya Malaysia, Vietnam, Filipina, Singapura, Brunei Darussalam, Myanmar, Timur Leste, Australia dan Iran.
Kejuaraan yang sudah memasuki tahun ketiga itu akan mempertandingan 19 nomor yang terbagi atas sembilan nomor kelompok putri dan sepuluh di kelompok putra..(T.KR-MH/M019)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
