Logo Header Antaranews Makassar

Singapore Airlines Lakukan Studi Awal di Sulsel

Kamis, 9 Juni 2011 18:19 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Grup perusahaan jasa penerbangan Singapore Airlines dan Silk Air melakukan studi awal terhadap seluruh potensi yang dimiliki Provinsi Sulawesi Selatan sebagai bahan untuk mengkaji kemungkinan dibukanya rute penerbangan ke Makassar.

"Kita ke sini tujuannya untuk melihat lebih dekat potensi-potensi yang dimiliki Sulsel khususnya Makassar dalam semua aspek bagaimana ekonominya, apakah ada pertambangan, industri pertanian, pariwisata semuanya dalam satu rangkaian. Kita lihat juga dalam bentuk operasional," kata Manager Sales dan Customer Service Singapore Airlines perwakilan Bali, Feby Indah di Makassar, Kamis, usai menemui Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo.

Hasil studi lapangan selama dua hari ini, katanya, akan dilaporkan ke kantor pusat di Singapura sebagai bahan penelitian lanjutan. Studi juga dilakukan pada fasilitas dan kondisi infrastruktur Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

"Kita di sini bersama Silk Air. Sebelumnya, Silk Air memang pernah terbang ke Makassar. Saat ini kita ingin melihat perkembangannya," ujarnya yang mengaku tidak mengetahui alasan Silk Air berhenti melayani penerbangan ke Makassar.

Menurutnya, pelaksanaan studi lapangan ini telah masuk dalam program dan tidak ada hubungannya dengan dibukanya penerbangan langsung Makassar-Singapura oleh Garuda.

"Ini memang sudah program dari kami jadi tidak ada kaitannya dengan Garuda. Kita juga mendukung Garuda kemanapun pergi karena membantu daerah tujuan yang diterbangi. Kita juga ingin, setiap kita terbang bisa membantu daerah tersebut baik dalam bidang ekonomi maupun pariwisata," jelasnya yang didampingi Manager Silk Air Sumatera Utara Samuel Lim dan Manager Singapore Airlines Bali, Eric Eng. (T.KR-RY/B012)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026