
Menkes Puji Keberhasilan Layanan Kesehatan Bantaeng

Makassar (ANTARA News) - Menteri Kesehatan RI Endang Rahayu Sedyaningsih memuji keberhasilan layanan kesehatan melalui Brigade Siaga Bencana (BSB) di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.
Keberhasilan tersebut patut menjadi contoh bagi daerah lainnya. "Tidak apa-apa kita mencontoh keberhasilan yang sudah ditunjukkan daerah lain," kata menkes di Makassar, Rabu.
Menkes kemudian memanggil Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng dr Hj Takudaeng, MKes bersama Ketua Tim Penggerak PKK Hj Lies F Nurdin untuk menjelaskan kiat sukses pelaksanaan BSB.
Menurut Takudaeng, BSB bergerak tanpa dipungut bayaran dari masyarakat. "Cukup menelpon ke 113, ambulance yang dilengkapi dokter dan tenaga medis akan bergerak ke sasaran," urainya.
Petugas tersebut akan melakukan observasi kepada pasien. Bila bisa ditangani di tempat, tentu tak perlu diantar ke rumah sakit, sebaliknya, bila kondisinya memerlukan perawatan lebih lanjut, ambulance akan membawa pasien ke RS.
Ketua Tim Penggerak PKK Hj Lies F Nurdin mengemukakan, ide awal pembentukan BSB untuk mengatasi kondisi masyarakat yang memerlukan perawatan namun terkendala transportasi, terutama pada malam hari.
Karena itu, PKK bersama Bupati Bantaeng mengupayakan pembentukan layanan publik yang tak hanya melakukan layanan terhadap kecelakaan, namun juga masyarakat yang menderita penyakit, meski berada di pelosok desa.
Hingga kini, BSB menerima ratusan telepon, termasuk kejadian kebakaran yang bersama-sama Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) melakukan evakuasi saat terjadi tragedi, baik di Bantaeng maupun kabupaten tetangga, urainya.
Pujian Menkes tersebut ternyata juga diwujudkan dalam bentuk penghargaan untuk kategori Layanan Publik bidang Kesehatan pada Anugerah Otonomi Award 2011 yang diselenggarakan The Fajar Institute of Pro-Otonomi (FIPO).
Bantaeng mengungguli Kabupaten Takalar, Luwu Timur, Sidrap dan Kabupaten Barru yang masuk nominasi dalam kategori tersebut. (T.KR-HK/F003)
Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026
