Logo Header Antaranews Makassar

Gubernur Harapkan Dukungan Gapensi Atasi Hambatan Infrastruktur

Rabu, 13 Juli 2011 13:44 WIB
Image Print
MAKASSAR - PEMBUKAAN MUKERNAS GAPENSI. Jusuf Kalla (tengah) saat menghadiri pembukaan Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) di Hotel Grand Clarion, Makassar, Sulsel, Rabu (13/7). Jusuf Kalla h
Makassar (ANTARA News) - Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengharapkan dukungan dan kerja sama Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) dalam mengatasi hambatan pembangunan infrastruktur.

"Kalau Gapensi gagal, pemerintahan juga gagal. Infrastruktur adalah bagian dari kemajuan perekonomian. Terhambatnya infrastruktur jalan akan mempengaruhi inflasi. Diharapkan, dengan Gapensi, kita bersama bisa atasi hambatan," jelasnya.

Hasil musyawarah kerja nasional Gapensi yang digelar di Makassar pada 12-14 Juli ini, lanjutnya, diharapkan akan semakin memperkuat kondisi infrastruktur di beberapa daerah di Indonesia.

Terbukanya, jalur penerbangan internasional atau "open sky" pada 2015 membuat peluang kompetisi pemangku jasa konstruksi semakin terbuka luas.

"Momen keterbukaan dunia dan ASEAN tersebut akan kita jalani secara bersama," ujarnya.

Ia menambahkan, Sulsel akan menjadi provinsi pertama yang memiliki alat transportasi monorel di Indonesia sebagai salah satu bagian program untuk mengatasi kemacetan.

"Hal ini telah dimulai sejak wacana pembangunan kota metropolitan Makassar, Maros, Sungguminasa dan Takalar (Mamminasata)," katanya.

Dalam pembukaan musyawarah kerja nasional Gapensi yang diikuti oleh 1000 peserta tersebut, gubernur mengingatkan janji mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat masih menjabat untuk memperbesar jalan poros Kota Makassar ke Kabupaten Bone.

"Saya berharap semua program yang direncanakan dan telah dilaksanakan ini didukung dengan kemampuan Gapensi," tambahnya.

Pembukaan musyawarah kerja nasional Gapensi dihadiri oleh mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga merupakan tokoh organisasi berusia 53 tahun ini, kemudian Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dan Ketua Umum Gapensi Suharsoyo. (T.KR-RY/S016)



Pewarta :
Editor: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2026