Logo Header Antaranews Makassar

Pemkot Makassar Anggarkan Rp200 Miliar Atasi Kemacetan

Selasa, 26 Juli 2011 01:27 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Pemerintah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, akan menganggarkan dalam APBD sebesar Rp200 miliar untuk pembangunan jalan alternatif di sejumlah ruas jalan guna mengatasi kemacetan lalu lintas.

"Dananya diambil dari Kementerian Keuangan, khusus untuk alokasi percepatan pembangunan infrastruktur," kata Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin di Makassar, Senin.

Menurut dia, dana tersebut dialokasikan untuk pembangunan jalur alternatif mengalihkan arus lalu lintas saat terjadi kemacetan seperti yang biasa terjadi di sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan saat ada demonstrasi.

"Jalur alternatif ini akan dibangun antara Jalan Perintis Kemerdekaan dan Jalan Ir Sutami atau jalan tol. Hal itu dilakukan agar warga tidak lagi terjebak bila nantinya ada aksi unjuk rasa mahasiswa atau pemogokan angkot dan kendala lainnya," ujar Ilham.

Anggota Komisi C DPRD Kota Makassar yang membidangi pembangunan Imran Tenri Tata Amin Syam, mengatakan, Pemkot harus melakukan inisiatif dengan skala prioritas jalan alternatif.

Selain itu, pemberdayaan jalan alternatif harus segera diciptakan mengingat kepadatan kendaraan di Kota Makassar terus meningkat.

"Sangat baik bila jalan alternatif itu ada, tetapi perencanaan harus terintegrasi dengan drainase," ujarnya.

Legislator asal Partai Golkar ini menyatakan, salah satu solusi kemacetan dan telah menjadi rencana pembangunan jalan lingkar menghubungkan Makassar, Maros, Sungguminasa, dan Takalar atau jalur Mamminasata, sangat baik, namun di sisi lain pembangunan harus mempunyai konsep terintegrasi.

"Artinya perencanaan jalan harus terintegrasi dengan sejumlah elemen yang ada di sekitarnya baik itu drainase, batas jalan hingga masyarakat yang hidup di sekitar jalan tersebut agar tidak merasa tergangu atau dirugikan," ujarnya. (T.PSO-282/R007)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026