
PON XX Papua : Perwira Spripim Polda Sulsel optimistis sumbang medali

Jayapura (ANTARA) - Nodi Hermanto, Perwira Staf Pribadi Pimpinan (Spripim) Polda Sulsel yang menjadi andalan kontingen Sulawesi Selatan pada cabang olahraga menembak nomor reaksi productions, optimistis bisa menyumbangkan medali di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.
Nodi Hermanto yang ditemui di Lapangan Tembak Auri Sentani, Kabupaten Jayapura, Rabu, mengaku siap tampil di nomor reaksi productions yang mana ada 10 stage yang harus dilalui kemudian hasilnya diakumulasi.
"Waktu dan kecepatan dan ketepatan harus diperhatikan. Sejauh ini berjalan sesuai harapan," kata anggota Brimob Polda Sulsel ini.
Nodi berharap bisa menyumbangkan medali di nomor ini, agar bisa menambah medali untuk kontingen Sulsel.
"Kita harap dapat medali lah untuk Sulsel," kata Anggota Brimob berpangkat Iptu ini.
Pelatih Tim Menembak Sulsel Muh Rizal mengatakan untuk nomor reaksi sudah 5 stage yang dilakukan dan nilainya sesuai harapan.
"Di nomor ini kita bisa persembahkan medali perunggu atau perak," katanya.
Ia menjelaskan Nodi Hermanto pada Pra PON lalu, menempati posisi keempat untuk bisa berlaga di ajang PON Papua kali ini, sehingga bisa menyumbang medali untuk nomor tersebut.
Rizal mengatakan untuk cabang reaksi ini memang baru dipertandingkan pada PON Papua kali ini. Setelah sebelumnya hanya eksebisi.
"Untuk kekuatan ada DKI Jakarta, Jabar dan tuan rumah pastinya. Tapi dari hitungan kita sudah bisa dapat medali, walau masih ada 5 stage lagi," ujarnya.
Selain itu, faktor non teknis juga menjadi kendala seperti cuaca yang aman panas di venue pertandingan.
"Tapi ini dirasakan oleh semua atlet. Mudah-mudahan hasilnya bisa maksimal," katanya.
Pada cabang olahraga menembak, Sulsel menurunkan empat atlet terbaik untuk bertarung dalam beberapa kelas menembak. Diantaranya nomor 10 meter air pistol dan mixed, 25 meter sport pistol, reaksi production dan 10 meter air rifle.
Adapun keempat atlet tersebut yakni Reshinda, Nodi Hermanto, Sabhara Aditya dan Andi Muhammad Fajrin.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
