
"Iuwash" dan Pemkot Ambon Perluas Akses Sanitasi

Ambon (ANTARA News) - Lembaga internasional asal Amerika Serikat (AS) "Indonesia Urban Water, Sanitation, and Hygine" (IUWASH) menandatangani kerja sama dengan Pemerintah kota (Pemkot) Ambon untuk memperluas akses sanitasi dan air minum perkotaan.
Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy, di Ambon, Kamis, menjelaskan penandatanganan kerja sama untuk jangka waktu 2011-2015
itu telah dilakukan bersamaan resepsi syukuran HUT ke-436 Kota Ambon, Rabu (7/9) malam.
Nota kerja sama itu ditandatangani sendiri oleh Louhenapessy selaku Wali Kota Ambon bersama "Chief of Party" IUWASH, Louis O'Brian.
Menurut dia, cakupan layanan air dan sanitasi di Kota Ambon masih di bawah angka rata-rata nasional, yakni sebesar 24 persen penduduk dengan tingkat kehilangan air sebesar 60,4 persen.
"Walaupun Ambon sudah mempunyai dua unit 'septic tank' komunal di dua dusun yakni Kayu Tiga dan Kate-Kate yang melayani 300 rumah, tetapi kebutuhan fasilitas tersebut masih harus ditambah," katanya.
Ia mengatakan, berbagai tantangan dihadapi Pemkot untuk memastikan pembangunan kedua sektor ini berjalan baik.
"Tantangan itu antara lain kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), institusi, pendanaan serta peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pemenuhan kebutuhan pelayanan air minum dan sanitasi yang lebih baik," ujar Richard.
Senada dengan itu, "Chief of Party" IUWASH, Louis O'Brian menyatakan, berbagai tantangan yang dihadapi dapat teratasi jika ada keterlibatan dari berbagai pihak, termasuk masyarakat.
"Cakupan pelayanan akan bisa meningkat jika semua aspek dan pihak terkait saling mendukung dan bersinergi," katanya.
Louis O'Brian menegaskan lembaga yang dipimpinnya akan memfokuskan bantuan teknis pada tiga aspek penting yakni pendanaan, partisipasi masyarakat, dan pelayanan yang memadai.
Sementara itu, "Senior Environmental Advisor" USAID, Benjamin Stoner, menyatakan, program IUWASH yang dibiayai Pemerintah Amerika Serikat akan membantu Pemkot Ambon meningkatkan jumlah capaian akses masyarakat untuk sektor air minum dan sanitasi.
"Kami akan bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat dan instansi teknis terkait di Ambon untuk mengoptimalkan pelayanan air minum dan sanitasi yang merupakan salah satu masalah utama di perkotaan," katanya. (T.pso-183/E011)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
