
Gubernur : Komodo Jadi Maskot Sea Games XXVI

Kupang (ANTARA News) - Reptil besar khas Nusa Tenggara Timur (NTT) Komodo dijadikan sebagai maskot Sea Games XXVI, dan karenanya Gubernur NTT Frans Lebu Raya akan menyerahkan maskot komodo itu kepada Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.
"Besok, maskot komodo sebagai maskot Sea Games akan saya serahkan ke Presiden," kata Gubernur NTT Frans Lebu Raya kepada wartawan di Kupang, Kamis.
Penyerahan maskot tersebut akan dilakukan Gubernur NTT bersama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng pada puncak hari olahraga nasional, Jumat (9/9).
Dengan ditetapkan komodo sebagai maskot Sea Games, menurut gubernur, maka komodo akan semakin terkenal dan akan menjadi sebuah momentum promosi yang luar biasa.
"Saya berterima kasih sekali kepada pemerintah dan presiden yang percayakan komodo sebagai maskot Sea Games," katanya.
Pemerintah telah meluncurkan maskot Sea Games pada 25 April 2011 lalu di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Komodo Modo-Modi sebagai maskot resmi Sea Games yang diselenggarakan di Jakarta dan Palembang.
Sea Games 2011 akan dilaksanakan pada 11-25 November yang diikuti oleh sejumlah atlet dari 11 negara yaitu Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Vietnam, Thailand, Kamboja, Laos, Myanmar, Filipina dan Timor Leste, dengan cabang olahraga yang dipertandingkan sebanyak 43 cabang.
Gubernur berharap, dengan dijadikan komodo sebagai maskot Sea Games itu, bisa lebih memperkenalkan reptil raksasa itu ke dunia internasional, sehingga bisa menarik minat para penikmat wisata alam untuk berdatangan ke NTT dan menyaksikan secara langsung.
"Kita berharap momentum ini bisa menjadi peluang bagi NTT dalam bidang pariwisata," kata Gubernur.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTT Abraham Klakik terpisah di Kupang mengatakan, Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata RI segera mengkampanyekan komodo sebagai salah satu keajaiban dunia di dua benua yaitu Australia dan Amerika Serikat.
"Walupun telah ditarik sebagai salah satu finalis news7wonders, namun kita tetap mengkampanyekan komodo sebagai keajaiban dunia," kata Abraham.
Sesuai agenda Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, menurut dia, kampanye komodo akan dilaksanakan 9 September 2011 di Sidney, Australia, dan pada 22-24 September 2011 akan dilakukan di Chicago-Amerika Serikat, dengan tema kegiatan "The Real Wonder of The World".
Menurut dia, cita-cita menjadikan Taman Nasional Komodo (TNK) sebagai New7Wonders of Nature (NW7N) berakhir antiklimaks, karena pemerintah menarik TNK sebagai finalis pemilihan tujuh keajaiban alam terbaru.
Penarikan ini karena pihak penyelenggara dianggap tidak profesional, kredibel, konsisten dan transparan, serta tidak memiliki kredibilitas yang dapat dipertanggungjawabkan.
Meski telah mengundurkan diri dari kompetisi New7Wonders, Taman Nasional Komodo tetap diakui dunia sebagai warisan dunia.
"Sejak tahun 1991 sudah mendapatkan status World Heritage yang keberadaannya telah diakui oleh masyarakat dunia melalui lembaga resmi yang kredibel yaitu UNESCO," kata Abraham. (T.pso-295/Y008)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
