
Polda Sulsel gelar layanan psikososial bagi anak terdampak COVID-19

Makassar (ANTARA) - Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Sulsel melaksanakan layanan dukungan psikososial bagi anak terdampak COVID-19 dan berkebutuhan khusus.
Kapolres Sulsel Irjen Pol Merdisyam di Makassar, Selasa, mengatakan, pendampingan psikososial dilakukan serentak dengan melibatkan berbagai pihak, seperti TNI, BRI, Kemensos, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, LPAI, Himpsi, dan lain-lain.
“Anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Masa pandemi COVID-19 yang panjang, ditambah dengan banyaknya kematian orang-orang terdekat dan tersayang, memberikan dampak psikologis tidak hanya pada orang dewasa, tetapi juga pada anak-anak,” ujarnya.
Kegiatan serentak yang digelar secara virtual ini diikuti oleh 59 anak yang kehilangan orang tuanya akibat terpapar COVID-19 di masa pandemi.
Beberapa anak tersebut berasal dari Kabupaten Maros, Kabupaten Gowa, dan Kota Makassar, serta 10 anak berkebutuhan khusus (disabilitas) dari Kota Makassar.
Ia mengatakan, dukungan psikososial tersebut merupakan bagian dari upaya melindungi generasi muda dari beban mental yang berkepanjangan.
“Karena dia telah kehilangan salah satu atau bahkan kedua orang tuanya akibat COVID-19. Kami menemani mereka, kami memulihkan kondisi mentalnya agar dia bisa bangkit dan semangat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan,” katanya.
Terkait anak berkebutuhan khusus, mantan Kapolres Sultra ini mengatakan akan diberikan motivasi untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan.
“Dengan bantuan psikososial psikolog Polda Sulsel dan psikolog Himpsi Sulsel untuk anak berkebutuhan khusus, diharapkan mereka tidak lagi minder dengan kondisinya saat ini, tetapi lebih adaptif dan lebih percaya diri dalam menjalani kehidupan di masyarakat,” ujarnya. dikatakan.
Merdisyam juga menjelaskan bahwa anak-anak yang terdampak COVID-19 dan berkebutuhan khusus akan menjadi tanggung jawab bersama.
“Ini menjadi tanggung jawab kita semua, bukan hanya seremonial tapi semoga berkelanjutan, sehingga bisa tumbuh dan berkembang menjadi anak yang tangguh, tangguh dan luar biasa nantinya,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran psikolog Biro Sumber Daya Manusia Polda Sulsel dan psikolog lainnya yang berafiliasi dengan Himpsi Provinsi Sulsel memberikan layanan dukungan psikososial kepada anak terdampak COVID-19 dan berkebutuhan khusus merupakan bentuk kehadiran negara untuk meningkatkan empati dan kepedulian terhadap anak.
Pewarta : Muh. Hasanuddin
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
