
LLDikti IX terus dorong perguruan tinggi lahirkan profesor

Makassar (ANTARA) - Kepala LLDikti Wilayah IX Prof Dr Jasruddin terus mendorong perguruan tinggi di daerah itu untuk fokus melahirkan para profesor untuk mendukung dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Prof Jasruddin di Makassar, Jumat, mengatakan, melahirkan profesor di masa kini, jauh lebih mudah dibandingkan pada masa lalu yang penuh dengan rintangan dan tantangan.
"Di masa lalu, untuk menjadi profesor seperti halnya menara gading, harus menempuh jalan berliku dan kerikil tajam. Begitupun kiri kanan jalan terdapat jurang, dan ujung jalan juga tidak ada harapan, makanya enggan mengurus," ujarnya.
Sebaliknya saat ini, kata dia memotivasi, setelah muncul aturan baru terkait guru besar terbit, suasana berubah secara total.
Menurut dia, jalan yang sebelumnya berkelok-kelok, berkerikil tajam sudah hilang dan kiri kanan jalan juga tanpa jurang lagi. Selanjutnya hal yang menggembirakan, di ujung jalan terdapat tambang emas melalui tunjangan profesor.
Dirinya mengakui kondisi sekarang, orang terlanjur takut melewati jalan yang sudah baik itu, itu yang jadi masalah.
"Dan itu yang menjadi tugas kami meyakinkan kepada civitas akademika bahwa menjadi profesor itu penting. Apalagi kemudian muncul aturan membuka program S2 dan S3 harus dosen profesor," ujarnya.
Selain itu, alasan lain karena jumlah guru besar Indonesia sangat minim persentasenya, jika dibandingkan guru besar di negara tetangga Malaysia yang jumlah penduduknya berkisar antara 27-29 Juta.
Dirinya selaku Kepala LLDikti IX Sultanbatara, juga punya target melahirkan 30 gelar profesor hingga akhir masa jabatannya.
Pewarta : Abdul Kadir
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
