
Pilar Utama Nasional Jadi Tema HUT Sulsel

Makassar (ANTARA News) - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-342 Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengambil tema "Pilar Utama Nasional".
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulsel Irman Yasin Limpo di Makassar, Selasa, menjelaskan, tema tersebut dipilih karena Sulsel saat ini merupakan salah satu pilar kuat nasional dengan pertumbuhan ekonominya yang tinggi, memiliki komoditas bersaing, stabilitas politik yang aman dan kehidupan sosialnya yang relatif baik.
Pemerintah provinsi berharap, posisi sebagai penyokong pilar nasional diikuti keberpihakan nasional untuk memperkuat Sulsel sebagai pilar utama. "Kenapa kita klaim karena kondisi ekonomi makro kita bagus dan sejumlah penghargaan telah membuktikannya," katanya.
Selain tema, ia yang juga ketua panitia peringatan hari jadi provinsi juga memperkenalkan wajah baru maskot Sulsel "Baso Besse" yang sebelumnya telah diluncurkan pada peringatan hari jadi ke-341.
Jika sebelumnya, maskot "Baso Besse" menggunakan baju adat, kini maskot tersebut menggunakan jas dan dasi serta membawa dokumen kerja namun tanpa meninggalkan ciri lokal seperti topi khas Sultan Hasanuddin yang digunakan "Baso" sebagai maskot pria-nya.
Wajah baru maskot ini bertujuan untuk menggambarkan bahwa Sulsel telah mengalami kemajuan dari sisi ekonomi dan kesejahteraan yang bekerja secara profesional namun tetap menjaga identitas lokal.
Perubahan lain adalah slogan, jika sebelumnya slogan yang digunakan adalah "Saya Sulsel, Saya Bangga, Saya Maju" kini slogan tersebut menjadi "Banggamako Karena Maju Maki" yang berarti berbanggalah karena sekarang Sulsel sudah maju.
Puncak peringatan hari jadi Sulsel akan diisi oleh berbagai kegiatan seperti sepeda santai dengan jumlah peserta sebanyak 34.200 orang, donor darah oleh 3.402 pendonor dan pemecahan rekor terjun payung dengan membentangkan 342 bendera di udara terdiri atas bendera provinsi, 24 kabupaten dan kota dan bendera negara-negara sahabat.
Menteri Pekerjaan Umum, Menteri Perumahan Rakyat, Menteri Lingkungan Hidup, empat duta besar yakni Singapura, Malaysia, Arab Saudi dan Korea serta dua ketua Kadin dijadwalkan menghadiri puncak peringatan.
"Proyek inti yang akan diresmikan adalah Pembangkit Listrik Karebe serta sejumlah ekspor komoditas ke Singapura, India, Korea dan Malaysia serta peluncuran mobil nasional "Moko"," tambahnya. (T.KR-RY/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
