Pemkab Donggala Identifikasi Korban Banjir Bandang

id pemkab donggala, banjir bandang, banawa selatan

Palu (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, sedang mengidentifikasi korban banjir bandang di daerah itu pada Sabtu dinihari untuk selanjutnya diberikan bantuan penanggulangan bencana.

"Sekarang ini pemerintah dan DPRD sementara turun lapangan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan jumlah kerugian, kita ingin melihat bantuan apa yang bisa segera diberikan kepada korban," kata Ketua DPRD Donggala, Ahmad Marjanu yang dihubungi melalui telepon dari Palu, Sabtu.

Ahmad Marjanu mengatakan, kemungkinan yang mendesak diturunkan ke lokasi bencana berupa makanan mi instan, air bersih, pakaian dan obat-obatan karena hingga Sabtu menjelang siang kata dia masih banyak penduduk yang belum bisa kembali ke rumahnya.

"Terutama yang rumahnya rusak parah dan tidak bisa ditempati sama sekali. Mereka ini perlu diberi bantuan segera," kata Ahmad.

Ahmad belum bisa memberikan secara rinci jumlah kepala rumah tangga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang tersebut. Namun kata dia, laporan sementara terdapat delapan rumah rusak berat.

Selain itu kata dia, sebagian besar rumah juga belum bisa ditempati karena masih tergenang air.

"Sampai tadi malam itu, warga masih mengungsi di tempat yang  tinggi. Sampai saat ini pun sebagian belum kembali ke rumahnya," katanya.

Banjir pada Sabtu dinihari tersebut setidaknya melanda tiga desa yakni Desa Mbuwu, Watatu, dan Desa Lalombi, Kecamatan Banawa Selatan. Banjir juga menewaskan seorang anak dari Desa Mbuwu yang hingga kini belum diperoleh identitasnya.

Menurut Ahmad Marjanu, banjir bandang tersebut terjadi akibat luapan sungai mati di sekitar desa tersebut setelah Jumat (14/10) sore hujan deras mengguyur wilayah itu kurang lebih tiga jam.

"Disana ada sungai yang sudah mati, tetapi karena hujan deras air kurang lebih tiga jam, sungai itu akhirnya hidup kembali," katanya.(T.A055/A011)

   
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar