
Minyak goreng satu harga masih sulit ditemukan di Kota Makassar

Makassar (ANTARA) - Minyak goreng satu harga yakni Rp14 ribu per liter masih sulit ditemukan konsumen di pasar tradisional maupun toko swalayan di Makassar.
"Rata-rata di pasar tradisional masih dijual Rp20 ribu per liter, begitu pula harga di toko swalayan," kata salah seorang pembeli Maemunah di Pasar Terong, Makassar, Jumat.
Kondisi itu tergambar dari data Perumda Pasar Makassar yang melansir harga minyak goreng di Pasar Pannampu, Makassar masih pada kisaran Rp21 ribu per liter untuk minyak goreng kemasan sederhana.
Sementara di Pasar Baru dan Pasar Terong, Makassar harga minyak goreng curah tercatat Rp18 ribu per liter.
Baca juga: KPPU telusuri kelangkaan minyak goreng di Sulawesi Selatan
Baca juga: Aprindo hingga Polda Sulsel perketat pengawasan harga minyak goreng
Baca juga: Ibu rumah tangga serbu minyak goreng kemasan di toko retail di Makassar
Menurut Humas Perumda Pasar Makassar M Idris, dari pantauan di pasar tradisional harga minyak goreng masih relatif tinggi seperti yang dikeluhkan para ibu rumah tangga.
Hal itu diakui pedagang di Pasar Terong, Makassar H Mursalim.
Dia mengatakan, harga minyak goreng masih relatif tinggi dijual ke pembeli, karena harga yang diperoleh dari pihak distributor juga masih tinggi.
"Jadi kami hanya menyesuaikan harga saja. Kalau beli murah pasti dijual murah juga," katanya.
Pewarta : Suriani Mappong
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
