Logo Header Antaranews Makassar

KONI Sulsel Andalkan Anwar Tarra Tembus Olimpiade

Jumat, 6 Januari 2012 19:58 WIB
Image Print

Makassar (ANTARA News) - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan tetap mengandalkan Anwar Tarra memperkuat Timnas Indonesia menghadapi Olimpiade London, 27 Juli-12 Agustus 2012.

Sekretaris Umum KONI Sulsel Nukhrawi Nawir, di Makassar, Jumat, mengatakan, meski Anwar Tarra bersaing dengan para pedayung terbaik Indonesia, namun bukan alasan tidak menjagokannya. Apalagi Anwar Tarra merupakan peraih tiga emas, satu perak dan satu perunggu SEA Games XXVI.

"Yang kami ketahui bahwa Anwar Tarra memang menjadi satu-satunya atlet asal Sulsel yang telah mengikuti kualifikasi olimpiade yang digelar sebelum pelaksanaan SEA Games lalu. Mudah-mudahan hasil kualifikasi tersebut sesuai harapan," ucapnya.

Harapan besar KONI Sulsel agar Anwar Tarra bisa tampil di Olimpiade, kata Nukhrawi, mengingat sudah sejak lama atlet Sulsel tak memperkuat Indonesia di ajang tersebut. Terakhir atlet Sulsel yang berhasil tampil yakni Kusuma Wardani dan Suradi di olimpiade 1988.

"Kita memang sudah lama tak lagi menyumbangkan atlet bagi Indonesia di olimpiade. Kondisi itulah yang membuat kita sangat berharap kepada Anwar Tarra meski kita akui cukup sulit," katanya.

Menghadapi olimpiade ke-30, KONI Pusat mematok target meloloskan 50 atlet terbaik. Untuk saat ini, kontingen Merah Putih sudah meloloskan sekitar 26 atlet yang berasal dari lima cabang olahraga diantaranya bulu tangkis, renang, angkat besi, Panahan dan atletik.

Khusus untuk cabang olahraga bulu tangkis, kontingen Indonesia tetap berharap tampil di seluruh nomor seperti tunggal putra, tunggal putri, ganda putra, ganda putri, dan ganda campuran dengan 18 kuota.

"Kita akui peluang Anwar Sulit mengingat KONI Pusat akan lebih memprioritaskan kepada cabang yang dinilai paling berpotensi. Namun kita tetap berharap Anwar Tarra bisa lolos karena memiliki kualitas yang cukup menjanjikan," ujar Sekretaris Umum IPSI Sulsel tersebut.(T.KR-HK/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026