Logo Header Antaranews Makassar

PT BNM Investasi Kakao di Sulbar

Selasa, 7 Februari 2012 21:32 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Perseroan Terbatas Benteng Negara Mandiri (PT BNM) akan melakukan investasi di Provinsi Sulawesi Barat dalam rangka mengembangkan tanaman kakao.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Sulbar Muktar Belo di Mamuju, Selasa, mengatakan bahwa PT BNM telah menyampaikan kepada pemerintah provinsi setempat mengenai niatnya untuk melakukan investasi di bidang perkakaoan di Sulbar.

Ia mengatakan bahwa perusahaan nasional itu akan bekerja sama dengan pemprov setempat dalam bidang perkakaoan, yakni membeli kakao petani di Sulbar untuk dipasarkan.

Namun, kata dia, perusahaan itu tidak hanya membeli, juga memberikan bantuan bibit kepada petani di provinsi itu secara gratis, kemudian hasil kakaonya ketika berkembang dibeli PT BNM untuk dipasarkan.

"Dari kerja sama itu, pedagang pengumpul kakao di Sulbar akan diimbau oleh Pemerintah untuk menjual kakaonya kepada PT BNM untuk dipasarkan," katanya.

Menurut dia, kerja sama investasi itu merupakan peluang bagi pemerintah dan masyarakat setempat dalam mengembangkan tanaman kakao karena tidak lagi kesulitan dalam memasarkan komoditas itu. "Pembelinya sudah ada," kata Muktar Belo.

Dalam rangka memastikan investasinya di provinsi itu, kata dia, PT BNM akan menyambangi Sulbar didampingi PT Nestle pada tanggal 8-9 Februari 2011.

Ia mengatakan bahwa potensi kakao di Sulbar sangat besar karena tingkat produksinya mampu mencapai 135.000 ton per tahun dengan luas lahan sekitar 185.000 hektare.

"Petani kakao yang menyandarkan hidupnya dari tanaman itu sekitar 60 persen dari 1,2 juta jiwa penduduk Sulbar. Mereka akan sejahtera dengan investasi itu," katanya. (T.KR-MFH/D007)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026