Logo Header Antaranews Makassar

Pemkab Pangkep bersama forkopimda gelar rakor percepatan vaksinasi

Selasa, 15 Maret 2022 20:11 WIB
Image Print
Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (dua kanan) saat menghadiri rakor percepatan vaksinasi COVID-19 di Ruang Pola Kantor Bupati Pangkep, Sulawesi Selatan, Selasa (15/3/2022). ANTARA/HO-Humas Diskominfo Pangkep

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat menggelar rapat koordinasi (rakor) percepatan vaksinasi COVID-19.

"Saat ini, vaksinasi di Pangkep untuk dosis pertama mencapai 89 persen sedangkan dosis kedua 59 persen," kata Kapolres Pangkep AKBP Try Handoko saat rakor di Ruang Pola Kantor Bupati, Selasa (15/3).

Menurut Kapolres Pangkep capaian ini berkat kerjasama Forkopimda, meskipun dalam proses percepatan vaksinasi juga ditemui kendala seperti adanya warga mempunyai kartu tanda penduduk (KTP) Pangkep namun berada di luar Pangkep.

"Kendala juga ada di wilayah kepulauan karena jarak dan waktu, hampir 20 persen penduduk ada di kepulauan, tapi kita terus berupaya mencapai target vaksinasi 100 persen," katanya.

Kapolres menambahkan, perlu ada kerjasama semua pihak termasuk tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh agama, tokoh wanita untuk memberikan edukasi kepada maayarakat agar ikut vaksin sehingga Pangkep bisa sehat bisa hebat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Pangkep Hj Herlina mengatakan rakor ini digelar untuk percepatan capaian vaksinasi khususnya vaksinasi dosis kedua.

"Vaksin pertama kita dianjurkan mencapai 100 persen. Vaksin kedua, paling tidak 70 persen akhir bulan Maret," katanya.

"Kita gelar rakor, agar semua kembali terlibat berkolaborasi untuk mencapai target," ujarnya.

Herlina menambahkan Pemkab Pangkep terus berupaya mencapai target vaksinasi untuk agar terbentuk herd immunity atau kekebalan kelompok yang dapat menurunkan angka penyebaran COVID-19 khususnya di Kabupaten Pangkep.

"Melalui rakor ini, diminta komitmen semua pihak untuk mengupayakan pencapaian target, termasuk dinas pendidikan, camat, desa dan lurah," kata Herlina.(*/Inf)



Pewarta :
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026