
Sulbar Minta Pembangunan Pabrik Pupuk di Majene

Mamuju (ANTARA News) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat meminta pembangunan pabrik PT Pupuk Kaltim tahap kelima dibangun di Kabupaten Majene.
"Pabrik PT Pupuk Kaltim perlu dibangun di wilayah Sulbar, yakni Majene, untuk memenuhi ketersediaan pupuk petani karena Sulbar merupakan daerah sentra produksi beras di Sulawesi," kata Gubernur Anwar Adnan Saleh, di Mamuju, Senin.
Ia mengatakan, pupuk harus terus tersedia bagi petani untuk meningkatkan produksi pertanian.
Menurut dia, apabila pabrik PT Pupuk Kaltim dibangun di Sulbar maka produksi padi petani yang mencapai 368 ribu ton per tahun dengan luas lahan sekitar 67 ribu hektare, akan dapat meningkat dan memberikan kontribusi bagi perekonomian daerah.
"Petani di Sulbar tidak lagi kesulitan pupuk kalau PT Pupuk Kaltim bersedia membangun pabriknya di Majene, dan akan berpengaruh besar terhadap peningkatan produksinya," katanya.
Ia mengatakan, 80 persen penduduk Sulbar dari total 1,2 juta jiwa berprofesi sebagai petani, dan mereka akan menyambut positif dibangunnya pabrik PT Pupuk Kaltim di Majene.
PT Pupuk Kaltim saat ini memiliki lima pabrik pupuk urea dengan kapasitas total sebanyak 2,98 juta ton per tahun serta empat pabrik amoniak berkapasitas total 1,85 juta ton per tahun.
Lokasi Pabrik PT Pupuk Kaltim dicantaranya di Kota Parepare, Sulawesi Selatan dengan kapasitas 8.600 ton, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur sekitar 20.000 ton, Demak, Jawa Tengah 20.000 ton.
Selain itu terdapat di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, dengan kapasitas 20.000 ton dan Kabupaten Badung, Provinsi Bali, sekitar 20.000 ton. (T.KR-MFH/E005)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
