
Polres Mamuju Janji Ungkap Kasus Pembobolan Kios

Mamuju (ANTARA News) - Kepolisian Resor Mamuju, Sulawesi Barat, berjanji akan mengungkap kasus terjadinya pembobolan 10 kios di pasar regional Mamuju.
"Kasus pembobolan 10 kios di pasar regional yang terjadi dini hari, Kamis, (15/3) masih dalam tahap penyelidikan," kata Kapolres Mamuju AKBP Darwis Rincing di Mamuju, Sabtu.
Menurutnya, saat ini tim penyidik Polres Mamuju sedang memeriksa para korban dan beberapa saksi guna mengungkap para pelaku.
"Kita masih dalami penyelidikan, dan diharapkan cepat terungkap," kata Darwis.
Menurut perwira dengan dua melati ini, pihaknya belum bisa memberikan keterangan secara mendalam mengenai pelaku karena saat ini masih dalam proses penyelidikan.
"Tunggu saja informasinya. Jika sudah jelas tersangkanya baru kita berikan kepada teman-teman media," ujarnya.
Darwis mengatakan, pihaknya belum bisa menaksir berapa kerugian yang ditanggung korban pembobolan kios di pasar regional Mamuju.
"Kami belum tahu berapa total kerugian akibat pembobolan 10 kios karena tim kami masih melakukan pemeriksaan sehingga hasilnya belum bisa dirampungkan," kata dia.
Darwis mengimbau masyarakat Mamuju untuk tetap berhati-hati dan jangan lengah agar para pelaku kejahatan tidak leluasa menjalankan aksinya.
Sebelumnya, Husaini, salah seorang korban pembobolan los mengaku kejadian tersebut mengakibatkan dirinya dan beberapa pemilik los lainnya mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.
Selain los miliknya rusak, pelaku dalam aksinya berhasil menggasak puluhan jam tangan, dompet, serta aksesori impor ikut hilang. (T.KR-ACO/E005)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
