Logo Header Antaranews Makassar

Biddokkes Polda Sulsel galakkan vaksinasi COVID-19 di masjid selama Ramadhan

Minggu, 10 April 2022 15:20 WIB
Image Print
Kabiddokkes Polda Sulsel Kombes Pol dr Yusuf Mawadi (dua kanan) dan Dirut PT IKI Diana Rosa (dua kiri) berfoto bersama pada kegiatan vaksinasi di Kantor PT IKI Makassar. ANTARA/Abd Kadir

Makassar (ANTARA) - Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan menggalakkan vaksinasi COVID-19 khususnya penguat di masjid-masjid selama bulan suci Ramadhan 1443 Hijriah.

Kepala Biddokkes Polda Sulsel Kombes Pol. dr Yusuf Mawadi di Makassar, Minggu, mengatakan, pihaknya bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) terus berupaya memaksimalkan waktu untuk mempercepat capaian vaksinasi di daerah itu.

"Jadi pada Ramadhan ini, Kapolda Sulsel bersama unsur Forkopimda mengaktifkan lagi vaksinasi khususnya booster termasuk di masjid usai melaksanakan Shalat Tarawih. Jadi tidak terpengaruh siang atau malam jika mereka (pengurus masjid) sudah menyiapkan," katanya.

Ia menjelaskan, pihaknya juga terus menjalin kerja sama dengan berbagai instansi ataupun komunitas untuk menyukseskan dan mempercepat program vaksinasi.

Biddokkes juga terus membuka lokasi vaksinasi penguat di beberapa lokasi seperti di RS Bhayangkara Makassar, Klinik Panaikang dan Polda Sulsel serta di polres-polres di wilayah Sulsel.

Apalagi program vaksinasi selama bulan Ramadhan juga sudah dipastikan tidak ada masalah bagi yang menjalankan ibadah puasa sebab Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah memperbolehkan dan menyatakan tidak membatalkan puasa.

Menurut dia, aturan vaksinasi sebagai syarat bagi pemudik terus mendorong peningkatan vaksinasi. Bagi pemudik yang sudah menjalani vaksinasi penguat maka bisa langsung berangkat. Sedangkan bagi pemudik hanya dosis dua masih wajib tes antigen atau PCR.

"Alhamdulillah, meskipun dalam momentum bulan puasa ini, vaksinasi terus mengalami peningkatan. Kita terus fokus sehingga capaian vaksinasi bisa maksimal sehingga bisa terlindung dari ancaman COVID-19," ujarnya.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026