
LSKP : Gerakan Mahasiswa harus Cerminkan Intelektualitas

Makassar (ANTARA News) - Badan Pekerja Lembaga Studi Kebijakan Publik (LSKP) Makassar Salma Ruslan mengatakan, gerakan mahasiswa harus mencerminkan intelektualitas.
"Mahasiswa jangan mau terprovokasi di lapangan, karena aksi yang mengarah ke anarkis itu tidak mencerminkan intelektualitas," kata Salma di Makassar, Jumat.
Dia mengatakan, aksi penolakan kenaikan harga BBM yang terjadi dimana-mana secara sporadis, dapat dihitung jari yang tidak berbenturan dengan aparat keamanan ataupun masyarakat di lapangan.
Mencermati hal tersebut, dia berharap agar mahasiswa yang merupakan masyarakat akademis dapat memberikan sikap yang berbeda dengan masyarakat pada umumnya.
"Mahasiswa dengan keilmuannya harus dapat mengontrol diri dan lebih mengedepankan intelekualitasnya dalam menyampaikan aspirasi masyarakat yang diwakilinya," katanya.
Hal senada dikemukakan Direktur Eksekutif Lembaga Pendidikan Informasi Media Publik H Hatita di Makassar.
Menurut staf pengajar Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar ini, mahasiswa sebagai motor apirasi harusa dapat memberikan cerminan yang baik bagi masyarakat.
"Kebebasan mengeluarkan pendapat dan menyampaikan aspirasi itu sudah ada legalitasnya, tinggal bagaimana memanfaatkan hal tersebut secara bijak," katanya. (T.S036/F003)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
