
Dishub Makassar periksa kelaikan kendaraan di terminal

Makassar (ANTARA) - Dinas Perhubungan Kota Makassar, Sulawesi Selatan, melaksanakan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau Ram Check kepada sejumlah bus penumpang awal arus mudik lebaran Idul Fitri 1443 hijiriah di Terminal Regional Daya.
"Kita Ram Check ini dengan memeriksa kelaikan dan kelayakan kendaraan. Terutama hal yang vital seperti ban, pengereman dan lampu. Semua kita periksa untuk memastikan kendaraan ini sampai di tempat tujuan, aman, nyaman dan selamat" ujar Kepala Dinas Perhubungan Makassar, Iman Hud disela pemeriksaan, Jumat malam.
Menurut dia, pemeriksaan kelaikan kendaraan wajib dilakukan karena akan menempuh perjalanan jauh melalui darat dengan trayek Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) serta Angkutan Kota Antarprovinsi (AKAP). Termasuk kondisi kursi penumpang serta sirkulasi udara dalam bus.
Begitu pula stamina para sopirnya, sebab bergantian membawa mobil dengan waktu 10 jam lebih melintasi beberapa kabupaten hingga lintas provinsi.

Selain itu, dia menekankan, apabila kendaraan tidak laik jalan, dapat membahayakan diri sopir maupun penumpangnya, sehingga itu menjadi masalah. Untuk mencegah terjadinya masalah, maka dilakukan pemeriksaan kelayakan serta kelaikan kendaraan.
"Makanya ini kita lakukan menjelang Lebaran, apalagi sudah masuk arus mudik, sehingga kami wajib turun memeriksa kondisi kendaraan. Hari ini sudah hampir 70 unit kendaraan diperiksa layak jalan," ungkap mantan Kepala Satpol PP Makassar ini.
Salah seorang penumpang bernama Ibrahim menuturkan, akan pulang kampung ke Tana Toraja untuk berlebaran bersama keluarganya. Walaupun masih ada sepekan puasa, ia memilih pulang lebih awal.
"Saya pulang lebih cepat, supaya tidak desak-desakan nanti saat puncak arus mudik. Kalau saya mudik sendiri, keluarga di Toraja," ujarnya.
Dari pantauan, sejumlah penumpang mulai memadati Terminal Regional Daya untuk mudik lebaran dengan menempuh perjalanan lintas kabupaten kota hingga lintas provinsi ke wilayah Provinsi Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah hingga Sulawesi Tenggara.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
