
Basarnas Sulsel siagakan personel dukung kelancaran mudik Lebaran 2022

Makassar (ANTARA) - Badan Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan personel untuk tugas mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2022 di daerah tersebut.
"Basarnas melakukan Siaga SAR Khusus dalam rangka mengantisipasi kondisi darurat kecelakaan transportasi secara profesional selama perjalanan mudik Lebaran," kata Kepala Basarnas Sulsel Djunaidi saat apel Siaga Khusus Lebaran di Kantor Basarnas Makassar, Makassar, Senin.
Pengecekan personel siaga Lebaran 2022 serta kendaraan yang akan digunakan di lapangan, kata dia, juga harus dilakukan agar kegiatan pengamanan dan pelayanan angkutan Lebaran dapat berjalan lancar dan optimal.
“Tahun ini diharapkan terjadi peningkatan arus penumpang dan mobilitas penduduk, sehingga perlu diantisipasi,” ujarnya.
Dijelaskannya, Siaga SAR Khusus Lebaran bertujuan untuk mengantisipasi kondisi darurat kecelakaan transportasi secara profesional, sesuai arahan dan arahan Kepala Basarnas Marsekal Muda TNI Henri Alfiandi.
Ia juga menekankan kepada seluruh petugas Siaga SAR Khusus Lebaran 2022 agar tetap semangat, menjaga kesehatan, dan menunaikan kewajibannya secara bertanggung jawab, sesuai dengan visi dan misi.
“Petugas Siaga Khusus SAR juga harus selalu bekerja sama dengan baik dengan Kementerian Perhubungan, Korlantas Polri, BMKG, pemerintah daerah, pengelola jalan tol, rumah sakit rujukan, dan instansi lain, untuk mewujudkan pelayanan SAR yang optimal bagi para pendatang,” kata Djunaidi.
Personel yang diturunkan dalam Siaga SAR Khusus Lebaran 2022 berjumlah 121 orang. Mereka tersebar di seluruh wilayah Sulawesi Selatan, seperti Kota Makassar, Palopo, Pare-Pare, Kabupaten Bone, Kepulauan Selayar, Bantaeng, dan Masamba.
Fokus pekerjaan mereka adalah di pelabuhan, bandara, terminal, serta beberapa lokasi wisata yang ramai dikunjungi orang.
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
