Kasdam : Solidaritas TNI Diartikan Salah Sama Prajurit

id kasdam vii/wirabuana, solidaritas tni, hari mulyono, atase pertahanan prancis

Makassar (ANTARA News) - Kepala Staf Kodam VII/Wirabuana Brigadir Jenderal TNI Hari Mulyono menyatakan bahwa soliditas prajurit banyak yang disalahartikan, seperti solid dalam berbuat untuk melanggar aturan.

"Kami di TNI itu memang menganggap penting yang namanya soliditas, tapi terkadang banyak yang salah mengartikan kata solid itu," ujarnya seusai menerima kunjungan Atase Pertahanan Prancis di Markas Kodam VII/Wirabuana di Makassar, Kamis.

Ia mengatakan, soliditas yang dimaksudkan di tubuh prajurit TNI yakni solid secara bersama-sama melakukan hal-hal positif.

Banyak hal yang menjadi kegiatan positif dalam membangun soliditas seperti kegiatan yang menyentuh masyarakat serta kegiatan individu prajurit TNI yang membutuhkan kebersamaan.

Maka dari itu, pihaknya rutin melakukan kegiatan-kegiatan yang menyentuh masyarakat, seperti bakti sosial, maupun kegiatan dari seorang individu yang membutuhkan banyak orang untuk melaksanakan kegiatan tersebut.

"Banyak kok kegiatan positif yang membutuhkan soliditas. Mau contoh, kalau misalnya ada prajurit yang mau menikah pasti membutuhkan bantuan dari sesamanya dan anggota TNI. Baik itu yang sifatnya material maupun yang nonmaterial," katanya.

Ia mengungkapkan, soliditas itu harus dipahami oleh seluruh prajurit TNI dan tidak boleh menyalahartikan kata solid itu. Solid hanya dilakukan pada hal-hal yang positif.

Menurutnya, bentrokan yang terjadi antara prajurit TNI dan Brimob Polri di Gorontalo itu merupakan bentuk ketidakpahaman prajurit mengenai makna dari doktrin soliditas. (T.KR-MH/M026)
Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar