Logo Header Antaranews Makassar

Baznas salurkan beras 4.500 paket di Sulawesi Selatan

Minggu, 1 Mei 2022 17:30 WIB
Image Print
Ketua BAZNAS Sulsel Dr Muhammad Khidri Alwi. ANTARA/Nur Suhra Wardyah

Makassar (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sulawesi Selatan telah menyalurkan bantuan beras dari Baznas Pusat sebanyak 4.500 paket ke sejumlah kabupaten di provinsi itu.

"Ada bantuan dari Baznas pusat 4.500 karung, kami sudah bagi semua sejak kemarin karena disebar juga di beberapa kabupaten," ujar Ketua Baznas Sulsel Dr Muhammad Khidri Alwi di Makassar, Minggu.

Ribuan paket yang berisi beras 5 kg per paketnya telah disalurkan ke Luwu timur, Tana Toraja, Toraja Utara, Pangkep, Maros, dan beberapa daerah di sekitar Kota Makassar.

Selain itu, Baznas Sulsel juga telah mendistribusi zakat fitrah dari pihak Polda Sulsel yang dikonversi dalam bentuk uang senilai Rp118 juta.

"Insya Allah hari ini akan kita rampungkan penyalurannya ke sejumlah tempat, seperti panti asuhan, keluarga fakir miskin dan golongan yang menjadi wajib disantuni zakat," ujarnya.

Selain pihak Polda, Pemerintah Provinsi Sulsel menyalurkan pula zakat ASN melalui Baznas Sulsel.

"Cuma di sana ada UPZ (Unit Pengumpul Zakat), jadi zakatnya lewat itu. Sebagian juga masuk di kantor Baznas," katanya.

Sebelumnya, Baznas Sulsel secara kelembagaan menargetkan zakat fitrah 1443 Hijriah bisa mencapai Rp2 miliar. Namun hingga kini, Dr Khidri mengakui target tersebut masih jauh dari realisasi pengumpulan dan penyaluran zakat.

Menurut Dr Khidri, pengumpulan zakat di kabupaten/kota berbeda dengan Baznas Sulsel sebab setiap daerah memiliki masyarakat, sehingga dimungkinkan nilai zakat daerah lebih besar dari Baznas Sulsel.

Pengumpulan zakat oleh Baznas Sulsel dilakukan melalui sejumlah masjid yakni Masjid Raya, Masjid Al Markaz dan Masjid 99 kubah serta instansi pemerintahan.

"Sebelum pandemi, zakat Sulsel pernah tembus 200 miliar untuk keseluruhan zakat di Sulsel. Makassar saja bisa mencapai sekitar Rp7-8 miliar karena Makassar banyak penduduknya, kalau provinsi tidak terlalu,' ujar dia.



Pewarta :
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026