
DPRD Sulbar apresiasi Shalat Idul Fitri 1443 H berlangsung aman

Mamuju (ANTARA) - Ketua DPRD Sulbar Sitti Suraidah Suhardi menyampaikan apresiasi kepada aparat kepolisian dan TNI setempat yang mengamankan pelaksanaan shalat Idul Fitri 1443 Hijriah sehingga berjalan lancar dan aman.
“Saya menyampaikan apresiasi kepada Polri dan TNI yang telah mengamankan pelaksanaan Sholat Ied di Sulbar hingga seluruh prosesi berlangsung dengan aman, tertib dan lancar,” kata Sitti Suraidah Suhardi di Mamuju, Senin.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Polres Sulbar dan TNI di daerah, telah memberikan pengabdian dan dedikasi yang tinggi dalam menjaga stabilitas kamtibmas, terutama pada momen mudik dan salat Idul Fitri 1443 Hijriah.
“Kami berterima kasih kepada Polri dan TNI yang begitu antusias mengamankan pelaksanaan mudik beberapa waktu lalu hingga arus balik selesai,” ujarnya.
“Kesiapan TNI dan Polri sangat membantu warga yang hendak mudik. Semoga personel TNI dan Polri diberikan kesehatan hingga arus mudik selesai,” kata Sitti Suraidah Suhardi.
Sementara itu, Kabag Humas Polda Sulbar Kompol Syamsu Ridwan mengatakan, dalam Operasi Ketupat Marano 2022, Polda Sulbar telah menyiapkan 36 posko yang terdiri dari 25 posko pengamanan, delapan posko pelayanan dan tiga posko terpadu.
“Posko-posko tersebut berada di sepanjang jalan Trans Sulawesi dan tempat-tempat rawan di seluruh wilayah Sulbar,” katanya.
“Sesuai perintah Pak Kapolda, untuk keamanan mudik dan salat Idul Fitri, Polda Sulbar dan jajarannya telah membangun 36 posko yang ditujukan untuk keselamatan dan kenyamanan seluruh masyarakat yang hendak mudik atau melaksanakan salat Idul Fitri,” jelas Syamsu Ridwan.
Sementara itu, akibat hujan di sebagian wilayah Kabupaten Mamuju sejak Senin pagi, pelaksanaan salat id di wilayah tersebut dilakukan di masjid-masjid.
“Awalnya saya rencanakan salat id di Anjungan Pantai Manakarra tapi karena hujan, pelaksanaannya dipindah ke masjid,” kata seorang warga Mamuju Angga.
Pewarta : Amirullah
Editor: Redaktur Makassar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
