Logo Header Antaranews Makassar

Jenazah TKI dari Malaysia Dimakamkan di Bantaeng

Rabu, 16 Mei 2012 04:30 WIB
Image Print
Bantaeng, Sulsel (ANTARA News) - Jenazah tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Kabupaten Bantaeng yang meninggal di Malaysia, Sahiri Mido dimakamkan di kampung halamannya di Bonto-Bontoa, Desa Balumbung, Kecamatan Tompo Bulu (14/5).

Lokasi tempat pemakaman hanya berjarak sekitar 300 meter dari rumahnya sehingga jenazahnya hanya diarak berjalan kaki. Pemakamannya dihadiri Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah, Kadis Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi HA Paweloi, tokoh masyarakat, kerabat dan keluarga.

Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Sosnakertrans Syahrul Bayan di Bantaeng, Selasa, mengatakan, jenazah tiba di Bandara Internasional Hasanuddin, Minggu (13/5).

Sahiri Mido dikabarkan meninggal dunia di Serawak, Malaysia karena kecelakaan kerja (3/5).
Pemulangan korban difasilitasi PT Arwana Citra Lestari Cabang Parepare, perusahaan PJTKI yang memberangkatkannya beberapa tahun lalu.

Syahrul Bayan yang menerima pesan dari Pimpinan PJTKI PT Arwana Citra Lestari H Amran Lagelleng menyebutkan, korban diterbangkan dari Mirih ke Kuala Lumpur (12/5).

Dari ibukota Malaysia, korban kemudian diterbangkan ke Jakarta lalu ke Makassar dan Dari Bandara Internasional Hasanuddin, jenazah langsung dibawa ke Bantaeng, ujarnya.

Keluarha korban menceritakan, kepergian Sahiri Mido mengadu nasib ke Malaysia, semata mata untuk persiapan biaya anaknya yang akan melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi.

Itu dilakukan setelah istrinya meninggal dunia lima tahun silam. Almarhum Sahiri dikaruniai dua orang anak, yang salah satunya yakni Suriani yang tinggal menunggu hasil ujian nasional SMA.

Selama mengadu nasib di Malaysia, ia telah mengirim uang sebanyak Rp4,5 juta. Pengiriman dilakukan beberapa waktu lalu. (T.KR-DF/F003)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026