Logo Header Antaranews Makassar

Damkar: Terjadi 69 kasus kebakaran di Makassar pada Januari-Juni 2022

Minggu, 12 Juni 2022 19:37 WIB
Image Print
Dua warga menyaksikan puing-puing rumah usai kebakaran yang menghanguskan puluhan unit rumah di Asrama Polisi Perintis, Jalan Veteran Selatan, Makassar, Sulawesi Selatan, belum lama ini. ANTARA/Darwin Fatir.

Makassar (ANTARA) - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Makassar Sulawesi Selatan menyatakan terjadi sebanyak 69 kasus kebakaran di daerah itu sejak Januari hingga awal Juni tahun 2022.

"Peristiwa kebakaran yang terjadi belakangan ini di didominasi akibat dugaan arus pendek atau korsleting sebanyak 41 kasus. Sisanya penyebab lain," kata Kepala Dinas Damkar Makassar Muhammad Hasanuddin, di Makassar, Minggu.

Berdasarkan data Dinas Damkar Makassar, peristiwa kebakaran pada Januari tercatat sebanyak 11 kejadian, 10 kasus diantaranya disebabkan dugaan arus pendek, dan lainnya satu kasus.

Selanjutnya, pada Februari sebanyak 10 kejadian yakni enam kasus arus pendek, kompor, lilin, gas dan alang-alang masing-masing satu kasus.

Pada Maret sebanyak 15 kejadian yakni 11 kasus diantaranya karena arus pendek, dua kompor dan lainnya dua kasus.

Untuk bulan April, insiden kebakaran tercatat sebanyak 13 kejadian yakni tujuh kasus disebabkan dugaan arus pendek, satu kebocoran gas, tiga alang-alang dan dua lain-lain.

Sedangkan pada Mei, musibah kebakaran mengalami peningkatan signifikan hingga mencapai 16 kejadian. Tercatat, ada lima kasus dugaan korsleting listrik, kompor dan kebocoran tabung gas, dua kasus, serta lain-lain tujuh kasus.

Pada awal Juni 2022, tercatat insiden kebakaran empat kejadian, dua kasus arus pendek, satu kasus kebocoran tabung gas, dan satu kasus lain-lain.

Akibat musibah kebakaran yang terjadi sejak Januari hingga awal Juni 2022 tersebut, sebanyak 111 rumah tinggal terdampak, dua kios, enam industri dan dua gudang. Kendaraan hangus terbakar sebanyak 44 unit serta 22 barang lain-lain.

Sementara korban terdampak sebanyak 414 jiwa dengan total 175 Kepala Keluarga (KK). Luasan lokasi secara keseluruhan 8.245 meter persegi dengan kerugian materil senilai Rp8,876 miliar.

Sebelumnya, gudang penyimpanan bingkai foto dan material plafon ludes terbakar di Jalan Sanrangang IV, Sudiang Raya, Daya, Kecamatan Biringkanaya pada Minggu (12/6) pukul 14.15 Wita.

Sebanyak 12 armada dikerahkan untuk memadamkan api. Si jago merah cepat membesar karena melahap bahan material mudah terbakar Personil berhasil memadamkan api satu jam kemudian.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian materi ditaksir Rp100 juta. Kebakaran tersebut diduga akibat percikan api di alat kerja saat pekerja menggunakannya. Kini polisi masih melakukan penyelidikan dari kejadian tersebut.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026