Logo Header Antaranews Makassar

BNN bertekad jauhkan Majene dari peredaran narkoba

Minggu, 26 Juni 2022 23:53 WIB
Image Print
Wakil Bupati Majene, Arismunandar, yang dilantik oleh Bupati Majene Andi Syukri Tammalele, menjadi Ketua BNK di Kabupaten Majene, mengatakan, pihaknya tidak akan membiarkan terjadinya peredaran dan akan memerangi narkoba di Majene, Minggu (26/6/2022) ANTARA Foto/ M Faisal Hanapi

Majene (ANTARA) - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bertekad menjauhkan daerah itu dari peredaran narkotika, zat adiktif dan obat-obatan terlarang (narkoba).

"Majene sebagai kota pendidikan dan religius tidak akan dibiarkan menjadi daerah peredaran narkoba, sehingga akan diperangi," kata Ketua BNN Kabupaten Majene Arismunandar, di Majene, Minggu.

Arismunandar resmi menjabat Ketua BNN Kabupaten Majene setelah dilantik oleh Bupati Majene Andi Syukri Tammalele pada 23 Juni 2022.

Selain Ketua BNN Kabupaten Majene, Arismunandar juga menjabat Wakil Bupati Majene periode 2021-2026.

Ia mengatakan pihaknya akan segera melakukan rapat internal untuk membahas dan merancang program kerja bersama dalam rangka memberantas peredaran narkoba di Majene.

Menurut dia, pencegahan terhadap peredaran narkoba bukan hanya tanggung jawab Badan Narkotika Nasional (BNN) saja, tetapi juga tanggungjawab semua pihak di Kabupaten Majene.

"Upaya penanganan dan perang terhadap peredaran narkoba harus dilakukan secara holistik dan terintegrasi, sehingga itu merupakan tanggungjawab semua pihak di Majene," katanya.

Ia pun semua pihak terutama aparat penegak hukum dan masyarakat agar dapat memberikan dukungan kepada BNN di daerah itu.

"Akan diprogramkan desa bersih narkoba di Majene, dan itu akan butuh dukungan berbagai regulasi yang dibuat pemerintah, perang terhadap narkoba harus dilakukan karena Indonesia darurat Narkoba," katanya.



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026