Logo Header Antaranews Makassar

BKKBN Sulsel gandeng mitra gelar "Gerebek Stunting"

Kamis, 30 Juni 2022 23:40 WIB
Image Print
Suasana Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel Hj Andi Ritamariani bersama Asisten Teritorial Kepala Staf Kodam (Aster Kasdam) XIV/Hasanuddin Kolonel Arh Wirawan Yanuartono melakukan Gerebek Stunting di Makassar. Antara/ HO-BKKBN Sulsel

Makassar (ANTARA) - Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan bersama mitra kerjanya menggelar Gerakan Berkunjung ke rumah Keluarga Stunting (Gerebek Stunting) di Kelurahan Mamajang, Kota Makassar.

"Kami bersama mitra yakni Dinas Pengendalian Penduduk dan KB (DPPKB) Kota Makassar, Kodim 1408/Makassar dan Perum Bulog Sulselbar telah melakukan Gerebek Stunting," kata Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sulsel Hj Andi Ritamariani di Makassar, Kamis.

Dia mengatakan kegiatan Gerebek stunting sebagai bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Hari Keluarga Nasional ke-29 Tahun 2022 itu menyasar rumah keluarga yang memiliki anak Stunting untuk diberi bantuan makanan pemulihan gizi bagi anak penderita Stunting.

Menurut dia, kegiatan ini sebagai upaya percepatan penurunan stunting dengan melibatkan mitra kerja lintas sektor.

"Kegiatan Harganas tahun ini, BKKBN hadir dari rumah ke rumah untuk memberikan bantuan kepada keluarga berisiko Stunting, sebelumnya juga telah dilakukan Pelayanan KB Sejuta Akseptor serentak di seluruh Indonesia," katanya.

Pelaksanaan Gerebek Stunting ini dilaksanakan usai menyaksikan Pengukuhan KSAD TNI Jenderal Dudung sebagai Duta Bapak Asuh Anak Stunting dan penyematkan selendang Duta Bapak Asuh Anak Stunting oleh Kepala BKKBN dr Hasto Wardoyo, Sp.Og (K) secara daring.

Pada kesempatan tersebut hadir Wakil Walikota Makassar Fatmawati Rusdi, Asisten Teritorial Kepala Staf Kodam (Aster Kasdam) XIV/Hasanuddin Kolonel Arh Wirawan Yanuartono, Kadis Pengendalian Penduduk dan KB Kota Makassar, Chaidir dan pihak Perum Bulog Sulselbar dan sejumlah pemangku kepentingan serta tokoh masyarakat.

Untuk penurunan angka prevalensi stunting di Sulsel, Andi Rita mengatakan, pihaknya siap berkolaborasi dengan TNI dan para mitra agar dapat mencapai target angka Stunting 14 persen pada 2024.

Dia mengatakan, menindaklajuti kerjasama BKKBN Pusat dengan TNI dalam upaya penurunan Stunting, pihaknya siap meneruskan di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

"Penanganan Stunting harus dilakukan secara terpadu dan melibatkan seluruh elemen pemerintah dan masyarakat. Pasalnya, angka Stunting Sulsel masih di atas nasional yaitu 27,6 persen," ujarnya.

Suasana Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel Hj Andi Ritamariani bersama Asisten Teritorial Kepala Staf Kodam (Aster Kasdam) XIV/Hasanuddin Kolonel Arh Wirawan Yanuartono dan mitra melakukan Gerebek Stunting di Makassar. Antara/ HO-BKKBN Sulsel



Pewarta :
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026