Logo Header Antaranews Makassar

Brunei Siap Berinvestasi Perkebunan Sawit di Mamuju

Minggu, 15 Juli 2012 22:02 WIB
Image Print

Mamuju (ANTARA News) - Brunei Darussalam menyatakan siap menanam invetasi sektor perkebunan kelapa sawit di Kabupaten Mamuju ibukota Provinsi Sulawesi Barat.

"Potensi pengembangan perkebunan kelapa sawit ternyata cukup prospek untuk dikembangkan di Mamuju. Jika pemkab memberikan peluang, maka kami siap untuk berinvestasi di bidang perkebunan kelapa sawit,"kata Perwakilan Kesultanan Pemerintah Kerajaan Brunei Darussalam, Dr.Abu Bakar Mohammad Putera Al-Haj di Mamuju, Minggu.

Menurutnya, dana investasi itu murni menggunakan anggaran dari Kesultanan Kerajaan Brunai yang diharapkan bisa terlaksana dalam waktu dekat.

"Saya sudah membahas rencana investasi ini dihadapan Bupati Mamuju, Suhardi Duka,"katanya.

Karena itu kata dia, langkah yang akan ditempuh sebelum dana miliaran rupiah itu digelontorkan maka terlebih dahulu akan dibuat perjanjian nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Mamuju dan pengusaha Brunei.

"Kerja sama MoU ini penting sebagai ikatan kontrak yang dibangun antara Pemkab Mamuju dan Brunei,"ujarnya.

Abu Bakar megatakaan, bukan hanya sektor perkebunan kelapa sawit, namun juga potensi tambang batu bara.
"Kami mendapatkan informasi bahwa potensi tambang batu bara di Mamuju cukup besar. Makanya, jika diperkenankan maka kami siap mengelola tambang tersebut,"ucapnya.

Terpisah, Bupati Mamuju Suhardi Duka, mengatakan, dirinya telah membahas kerja sama dalam rangka pengelolaan potensi sumber daya alam di Mamuju.

"Untuk pengelolaan perkebunan kelapa sawit dan tambang batu bara rasanya sulit karena lahannya berada pada kawasan hutan lindung,"katanya.

Terkecuali kata dia, jika pihak Brunei mampu membangun komunikasi dengan Kemenhut maka peluang untuk mengelola potensi alam itu terbuka lebar.

"Kita harap, pusat memberikan kemudahan bagi calon investor untuk berinvestasi di Mamuju. Ini penting dalam rangka mendorong percepatan pembangunan untuk kesejahteraan rakyat di Mamuju, "pungkasnya.
(T.KR-ACO/S016)



Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026