Keuskupan Larantuka Kembangkan Credit Union untuk Petani

id keuskupan larantuka, credit union, petani flores, mrg fransiskus kopong kung

Kupang (ANTARA News) - Keuskupan Diosisan Larantuka mengembangkan lembaga keuangan credit union (CU) untuk membantu para petani di wilayah keuskupan yang berada di wilayah Kabupaten Flores Timur tersebut.

"Untuk itu, semua umat keuskupan terutama para petani diharapkan bisa menjadi anggota CU yang ada," kata Uskup Larantuka, Mrg. Fransiskus Kopong Kung, yang dihubungi dari Kupang, Senin.

Menurut Uskup Kopong Kung, para petani sering terlilit dalam permainan para tengkulak yang telah berakibat kepada komoditi para petani dijual dengan harga yang sangat rendah.     Kondisi itu, kata dia, selain karena desakan ekonomi, tetapi juga karena kondisi para petani yang sudah terlilit utang karena sebelumnya telah meminjam uang di tengkulak dengan perjanjian akan menjual hasil komoditinya kepada tengkulak dimaksud.

"Harga jual bukan lagi ditentukan oleh petani, tapi oleh pihak tengkulak. Akibatnya, harga komoditi para petani dijual dengan harga yang sangat rendah," kata Uskup Kopong Kung.

Menyadari permasalahan ini, lanjut Uskup Frans, Keuskupan Larantuka mengembangkan credit union sebagai lembaga keuangan, sehingga jika petani membutuhkan uang untuk kepentingan pengembangan usaha produktif pertaniannya, dapat meminjamnya di lembaga tersebut.

"Untuk itu setiap petani harus menjadi anggota CU yang ada dengan syarat yang disederhanakan, dan akan mudah dijangkau oleh masyarkat petani karena dibuka hingga ke kelompok umat basis di wilayah keusukupan itu," kata Uskup Kopong Kung.

Dia mengatakan, dengan menjadi anggota CU, akan ada pola saling tolong antaranggota karena dengan memasukan sejumlah uang sesuai ketentuan, akan digunakan oleh anggota lainnya yang sedang membutuhkan bantuan keuangan untuk peningkatan produktivitasnya pertaniannya.

"Kita terus mendorong agar sesama umat basis tingkatkan kehidupan persaudaraan dengan saling menolong," kata Uskup Kopong Kung.

Dia menjelaskan, kehidupan iman yang sesungguhnya harus ditunjukkan dalam sikap kasih melalui tolong menolong.

Gubernur Nusa Tenggara Timur Frans Lebu Raya menyampaikan, pemerintah terus mendorong untuk mengembangkan iklim berkoperasi di NTT.

Menurut Lebu Raya koperasi sebagai gerakan ekonomi kerakyatan itu sangat membantu para anggotanya dalam mengatasi permasalahan keuangan.

"Ini sejalan dengan tekad pemerintah provinsi menjadikan NTT sebagai provinsi koperasi," kata Lebu Raya. (T.KR-YHS/E001)

Pewarta :
Uploader: Daniel
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar