
Pelni Siapkan Delapan Kapal Layani Arus Mudik

Ambon (ANTARA News) - PT Pelayaran Nasional (Pelni) Cabang Ambon menyiapkan delapan kapal penumpang untuk melayani warga Maluku selama Ramadhan hingga Idul Fitri 1433 Hijriah.
"Kami sudah siapkan delapan kapal. Empat kapal di antaranya berkapasitas 2.000 penumpang, satu kapal masing-masing untuk 1.000 penumpang, dan tiga kapal yang masing-masing untuk 500 penumpang," kata Manajer Umum PT Pelni Cabang Ambon, Didik Dwi Prasetyo, di Ambon, kamis.
Kapal Pelni yang disiapkan, antara lain KM Bukit Siguntang, Pangrango, Gunung Dempo, Ciremai, Kelimutu, Nusantra 131, Ngapulu dan KM Kerinci.
Menurutya, delapan kapal tersebut akan melayari wilayah Maluku, Papua, Sulawesi dan Jawa.
"Kapal Pelni membantu calon penumpang yang akan pulang ke kampung halaman saat bulan Ramadhan hingga Idul Fitri 1433 H," ujarnya.
Didik mengatakan, pihaknya tidak melakukan penambahan kapal karena armada mencukupi.
"Saat ini belum ada rencana penambahan kapal, karena armada yang tersedia sudah mencukupi hingga H-7 dan H+7 lebaran," katanya.
Disinggung mengenai potongan harga tiket, Didik menyatakan tidak ada kebijakan saat hari raya.
"Saat hari raya tidak berlaku harga promosi, tetapi potongan harga khusus dapat diberikan kepada rombongan, dan mendapat ijin dari pusat. Pemberlakuan harga hanya berlaku saat musim liburan sekolah," ujarnya.
Didik juga mengimbau calon penumpang untuk waspada akan calo yang menjual tiket di pelabuhan.
"Jelang hari raya akan terjadi peningkatan penumpang, karena itu kami mengimbau calon penumpang untuk mewaspadai calo liar yang menjual tiket dengan harga melebihi standar Pelni," tandasnya.
Ia menambahkan, H-7 pihaknya akan membentuk posko pelayanan di pelabuhan Yos Sudarso Ambon, untuk melayani penumpang yang akan melakukan aktifitas.
"Selain membentuk posko pelayanan, kami juga akan intensif melakukan pengawasan di pelabuhan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti penumpang tanpa tiket dan pengiriman barang ilegal ke luar daerah atau ke wilayah Maluku," katanya. (T.KR-IVA/F002)
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
