
Wabup mengapresiasi pembentukan Unit Siaga SAR Majene

Mamuju (ANTARA) - Wakil Bupati Majene Provinsi Sulawesi Barat Arismunandar mengapresiasi pembentukan Unit Siaga SAR Majene yang dilakukan Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mamuju.
"Saya mengapresiasi dibentuknya Unit Siaga SAR di Majene dan diharapkan kegiatan pencarian dan pertolongan di Majene bisa lebih efektif dan efisien," kata Arismunandar, pada peresmian Unit Siaga SAR Majene di Stadion Prasamya Mandar, Selasa.
Peresmian itu dihadiri Kepala Kantor Basarnas Mamuju dan disaksikan Sekretaris Daerah setempat, Dandim 1401, Kapolres, Kepala BPBD, Kepala BMKG dan Kadisdikpora Majene.
Wabup mengatakan, personel Basarnas sangat dibutuhkan di Majene, dalam melakukan pencarian dan pertolongan.
Terlebih lanjutnya, Majene menjadi salah satu wilayah dengan potensi bencana yang cukup tinggi.
"Sehingga kehadiran tim SAR merupakan suatu kehormatan bagi masyarakat di Majene," ujar Arismunandar.
Sementara, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mamuju Muhammad Arif Anwar mengatakan, peresmian Unit Siaga SAR tersebut merupakan langkah nyata, respon time untuk melakukan pertolongan kemanusiaan bagi yang memerlukan bantuan SAR di Majene.
Apalagi lanjutnya, potensi kecelakaan bencana dan musibah yang cukup besar di wilayah Sulbar, termasuk Kabupaten Majene.
"Tugas ini sangat berat, dan kami tim SAR sangat terbatas dari segi sumber daya sehingga sinergitas seluruh pihak, TNI, Polri, pemda dan organisasi masyarakat sangat dibutuhkan," terang Muhammad Arif Anwar.
Untuk menunjang tugas di Kantor Unit Siaga SAR Majene, Basarnas Mamuju tambahnya, telah melengkapi berbagai peralatan lengkap, mulai dari satu unit resque, satu unit RIB bermesin 500 pk, dua set alat diving dan alat penunjang lainnya.
Usai peresmian, juga dilakukan simulasi Collapsed Structure Search and Rescue (CSSR) yang melibatkan delapan personel Basarnas, 29 personel PSC 29, 10 anggota Pramuka Peduli serta dua personel dari SAR Malaqbi.
Simulasi tersebut memperlihatkan upaya pertolongan terhadap dua warga di lokasi reruntuhan gempa berkekuatan 6.2 magnitudo.
Pewarta : Amirullah
Editor: Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
